Wei Brothers dari Tanjunguban ke Panggung Dunia, Biliar Bintan Kian Melejit

Konikepri.id – Biliar di Kabupaten Bintan kini mulai menunjukkan wajah baru. Perkembangan itu turut ditandai dengan peresmian Wei Brothers di Jalan Indunsuri, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, oleh Ketua Umum KONI Kepulauan Riau Usep RS, Rabu (25 Agustus 2026). Peresmian tersebut turut didampingi Wakil Ketua KONI Kepri Dr. Rini Elfina, SE., M.Si., serta Kabid Humas, Media dan Publikasi KONI Kepri Heru Mardianto.

Kehadiran Wei Brothers menjadi salah satu penopang perkembangan olahraga biliar di Bintan. Arena dengan fasilitas berstandar internasional tersebut tidak hanya menjadi tempat bermain, tetapi juga diproyeksikan sebagai ruang latihan dan pusat pembinaan atlet. Dari tempat inilah diharapkan akan terus tumbuh bibit-bibit pebiliar muda yang siap berprestasi, mengikuti jejak atlet seperti Albert Januarta asal Tanjunguban yang telah menunjukkan kemampuan dan kiprahnya hingga ke arena persaingan internasional.

Ketua Umum KONI Kepri Usep RS mengapresiasi keberadaan Wei Brothers yang dinilai telah memberikan kontribusi positif bagi pembinaan olahraga biliar di Kepri. Menurutnya, dengan pembinaan yang konsisten, fasilitas yang memadai serta dukungan berbagai pihak, Bintan memiliki peluang besar menjadi salah satu sentra lahirnya pebiliar berprestasi.

Pemilik Wei Brothers, Hermanto alias Ahuat, mengatakan tempat tersebut dibangun berdasarkan pengalamannya sebagai mantan atlet sekaligus pembina biliar. Ia sebelumnya telah membina sejumlah atlet yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Dua di antaranya merupakan putra kandungnya, Andri Januarta dan Albert Januarta. Saat ini, Andri menempati peringkat ke-109 dunia di World Nineball Tour (WNT), sedangkan Albert berada di peringkat ke-43 dunia.

“Andri menjadi pembuka jalan menuju ajang internasional. Albert kemudian menyusul,” kata Ahuat.

Ia berharap prestasi kedua putranya dapat memotivasi generasi muda di Bintan dan Kepulauan Riau untuk serius menekuni olahraga biliar.

Dari sisi fasilitas, Wei Brothers menyediakan 14 meja biliar berstandar internasional di lantai dua. Arena tersebut juga dilengkapi papan skor seperti yang biasa digunakan di pusat biliar di Jakarta.

Ahuat mengatakan, fasilitas tersebut sengaja disiapkan agar proses pembinaan atlet dapat dilakukan dengan standar nasional dan internasional.

Tidak hanya arena bermain, lantai satu Wei Brothers juga menyediakan berbagai aksesori biliar. Dengan begitu, pemain tidak perlu keluar daerah untuk mendapatkan perlengkapan yang dibutuhkan.

Fasilitas lainnya berupa kafe yang menyajikan espresso, aneka jus, serta kuliner khas. Pelayanan kafe ditangani langsung oleh barista.

Wei Brothers juga memiliki ruang pertemuan berkapasitas 25 orang yang dapat digunakan untuk kegiatan komunitas maupun rapat kecil.

Namun, Ahuat menegaskan target utama Wei Brothers bukan sekadar menyediakan tempat bermain biliar. Ia ingin arena tersebut menjadi wadah lahirnya atlet-atlet baru dari Bintan dan Kepri.

“Semoga ke depan semakin banyak lahir atlet-atlet biliar dari Wei Brothers dengan prestasi yang lebih gemilang. Regenerasi harus terus berjalan,” pungkasnya.

 

 

Wei Brothers Dari Tanjunguban ke Panggung Dunia, Biliar Bintan Kian Melejit

Ketua Umum KONI Kepulauan Riau, Usep RS, memberikan apresiasi tinggi terhadap keberadaan Rumah Biliar Wei Brothers di Tanjunguban, Kabupaten Bintan. Kehadiran arena biliar dengan fasilitas yang representatif dinilai bukan sekadar menjadi tempat bermain, melainkan telah berkembang menjadi wadah pembinaan atlet dan melahirkan pebiliar-pebiliar muda berbakat.

Menurut Usep RS, perkembangan olahraga biliar di Bintan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kemajuan yang sangat menggembirakan. Dari daerah, kini muncul atlet-atlet muda yang mampu menunjukkan kualitas permainan dan bersaing hingga ke level nasional bahkan internasional. Hal tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang serius dan berkelanjutan mampu membuka jalan menuju prestasi dunia.

“Keberadaan Wei Brothers tentu sangat positif bagi perkembangan olahraga biliar di Kepri, khususnya di Kabupaten Bintan. Ini bukan hanya menyediakan tempat bermain, tetapi telah menjadi ruang pembinaan bagi lahirnya atlet-atlet muda berprestasi,” ujar Usep RS.

Ketua Umum KONI Kepulauan Riau, Usep RS

Ia menilai, prestasi pebiliar muda asal Bintan yang mulai dikenal di panggung internasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kepri. Nama Bintan kini tidak hanya dikenal sebagai daerah pariwisata, tetapi juga mulai diperhitungkan sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet biliar berkualitas.

Usep RS berharap keberhasilan para atlet tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya. Dengan adanya fasilitas yang memadai, dukungan pengelola, pelatih, serta semangat para atlet, Bintan diyakini mampu terus melahirkan bibit-bibit pebiliar baru yang siap membawa nama Kepri dan Indonesia ke berbagai kejuaraan.

Menurutnya, prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan tempat pembinaan yang konsisten, kompetisi yang berkelanjutan, serta keseriusan semua pihak dalam memberikan kesempatan kepada atlet muda untuk berkembang. Karena itu, keberadaan rumah biliar seperti Wei Brothers patut diapresiasi sebagai bagian dari ekosistem pembinaan olahraga prestasi.

“KONI Kepri tentu menyambut baik dan mengapresiasi upaya-upaya pembinaan seperti ini. Harapannya, dari Tanjunguban akan terus lahir pebiliar-pebiliar hebat yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu mengibarkan nama Kepri dan Indonesia di panggung dunia,” tegas Usep RS.

(tjo)

Event
Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini