Konikepri.id – Kontingen Layar Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Indonesia Regatta II & Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Layar 2026 yang diselenggarakan oleh PB PORLASI di Indonesia National Sailing Centre (INSC), Ancol, Jakarta Utara, pada 19–24 Agustus 2026.
Dalam kejuaraan tersebut, Provinsi Kepri berhasil menempati peringkat ketiga klasemen provinsi dengan perolehan 310 poin, di bawah Kalimantan Timur yang berada di posisi pertama dengan 541 poin dan DKI Jakarta di posisi kedua dengan 534 poin.
Kontingen Kepri mengirimkan 9 atlet dan berhasil mempersembahkan 5 medali, terdiri atas 3 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu.
Prestasi Atlet Layar Kepri
Lima medali tersebut diraih oleh atlet-atlet asal Kota Batam sebagai berikut:
1. Ahmad Zainuddin – Medali Emas Nomor/Kelas: ILCA 7
2. Rizky Marvel – Medali Emas Nomor/Kelas: ILCA 4
3. Luky Novriansyah – Medali Emas Nomor/Kelas: ILCA 6 Putra
4. Muh. Habibie (12 tahun) – Medali Perak Nomor/Kelas: Optimist Green Fleet
5. Jalesveva Divo Ardiansyah – Medali Perunggu Nomor/Kelas: ILCA 6 Putra
Dengan demikian, total perolehan kontingen Layar Kepri adalah 3 emas, 1 perak, dan 1 perunggu atau 5 medali.

Diikuti Atlet Nasional dan Peserta Internasional
Indonesia Regatta II/Kejurnas Layar 2026 diikuti oleh lebih dari 90 atlet, yang terdiri atas atlet dari berbagai daerah di Indonesia serta peserta internasional.
Peserta asing yang tercatat antara lain berasal dari Singapura, Malaysia, dan Inggris. Oleh karena itu, jumlah keseluruhan peserta tidak dapat seluruhnya dikategorikan sebagai atlet yang mewakili provinsi di Indonesia.
Nomor yang dipertandingkan terbagi dalam dua kelompok besar, yaitu:
Dinghy, antara lain:
* Optimist
* ILCA 4
* ILCA 6
* ILCA 7
* 420
* 470 Mix
dan nomor lainnya.
Windsurfing, antara lain:
* Techno
* Techno Plus
* iQFOIL.

Keperkasaan Kepri di Kelas ILCA 6 Putra
Sekretaris Umum KONI Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Suyono, menyampaikan bahwa salah satu kelas yang menjadi perhatian adalah ILCA 6 Putra.
Kepri menunjukkan kekuatan yang sangat baik di kelas tersebut. Dua atlet Kepri berhasil lolos hingga putaran akhir dan masing-masing mempersembahkan 1 medali emas dan 1 medali perunggu.
Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan atlet layar di Provinsi Kepri, khususnya Kota Batam, telah mampu melahirkan atlet yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
Konsistensi Pembinaan Atlet Layar Kepri
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten oleh jajaran PORLASI Provinsi Kepri, termasuk dukungan dari Manager Atlet, Danche, yang merupakan salah satu direktur di Grup Citra dan selama ini turut berperan sebagai orang tua asuh dalam pembinaan atlet layar.
Dukungan dan perhatian terhadap atlet dan pelatih tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan proses latihan dan pembinaan, sehingga olahraga layar dapat terus memberikan kontribusi serta mengharumkan nama Provinsi Kepulauan Riau.

Disambut Sekum KONI Kepri di Bandara Hang Nadim
Kedatangan kontingen atlet layar Kepri setelah menyelesaikan pertandingan di Jakarta disambut di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada 25 Agustus 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.
Ketua Umum Koni Provinsi Usep RS, menugaskan utk Penyambutan dilakukan oleh Sekretaris Umum KONI Provinsi Kepri, Dr. Suyono, bersama Abdul Halim, S.IP., Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Bimpres), serta didampingi oleh Manager Atlet, Danche.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Umum KONI Kepri menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet dan pelatih yang telah membawa nama baik Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Kota Batam.
KONI Kepri Dorong Perhatian terhadap Kesejahteraan Atlet
Dalam sambutannya, Dr. Suyono menyampaikan pesan Ketua Umum KONI Provinsi Kepri Usep RS agar prestasi para atlet mendapatkan perhatian yang sepadan, termasuk dalam hal keberlanjutan pembinaan dan kesejahteraan atlet.
Menurutnya, atlet yang telah berjuang membawa nama daerah dan mengharumkan Provinsi Kepri, baik di tingkat nasional maupun internasional, sudah selayaknya mendapatkan dukungan dan dana pembinaan yang berkelanjutan.
Perjuangan atlet bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga merupakan bagian dari prestasi dan kebanggaan daerah serta bangsa.
KONI Provinsi Kepri sebagai induk organisasi olahraga di daerah akan terus melakukan pembinaan serta memperjuangkan peningkatan perhatian pemerintah Provinsi Kepri maupun pemerintah kabupaten/kota terhadap keberlangsungan pembinaan dan kesejahteraan atlet.
“Kejuaraan nasional maupun event internasional merupakan bagian penting dari proses pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi. Karena itu, sinergi antara KONI, pemerintah daerah, cabang olahraga, klub, pelatih, orang tua, serta para pendukung pembinaan sangat diperlukan, ujar Suyono.
Dengan dukungan bersama dan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak atlet Kepri yang mampu berprestasi di tingkat nasional, Asia, hingga internasional. (tjo)


