Konikepri.id – Pencapaian tersebut memperpanjang tradisi prestasi Indonesia di Australia Open. Pada edisi 2025, Indonesia berhasil meraih dua gelar juara melalui pasangan Raymon Indra dan Nkolaus Joaquin serta Rachel Allesya dan Febi Setianingrum. Sementara pada tahun 2024, gelar juara dipersembahkan oleh pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma dan Amalia Cahaya Pertiwi.
“Selaku Ketua Umum KONI Pusat saya memberikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian prestasi yang ditorehkan oleh Alwi Farhan dan seluruh kontingen Indonesia dalam ajang Australia Open 2026. Raihan satu medali emas dan dua medali perak merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus menjadi bukti pembinaan Bulu Tangkis Indonesiaia berjalan dengan sangat baik,” ungkap Ketum KONI Pusat.
Australia Open sendiri tidak diselenggarakan pada 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19, adapun pada edisi 2022 dan 2023, Indonesia belum berhasil meraih gelar juara.
Raihan satu medali emas dan dua perak pada Australia Open 2026 menunjukkan konsistensi pembinaan dan regenerasi atlet Bulu Tangkis nasional. Keberhasilan gelar juara dari nomor yang berbeda dalam tiga edisi beruntun menjadi bukti daya saing atlet Indonesia di level internasional. (tjo)


