Konikepri.id – Semangat menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026 terus berkobar. Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengprov PBVSI) Kepri memastikan cabang olahraga bola voli siap ambil bagian dan memberikan tontonan pertandingan yang kompetitif pada pesta olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Kesiapan itu terlihat dari telah siapnya kontingen bola voli dari kabupaten/kota se-Kepri. Seluruh atlet yang akan berlaga juga telah melalui proses verifikasi keabsahan, sehingga persiapan kini diarahkan untuk menjaga kondisi fisik, mematangkan teknik dan strategi, serta memastikan para pemain tampil maksimal saat pertandingan dimulai.
Porprov VI Kepri tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi antardaerah, tetapi juga menjadi momentum penting bagi PBVSI Kepri untuk memantau potensi atlet yang diproyeksikan memperkuat Kepri pada ajang berikutnya. Dengan semangat kompetisi yang tinggi, Porprov VI diharapkan melahirkan pemain-pemain terbaik yang siap dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Wilayah (Porwil).
Seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah menyatakan kesiapan mereka untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepri 2026. Persiapan tersebut mencakup pembinaan atlet di masing-masing daerah, dengan memastikan seluruh atlet yang akan turun telah lolos verifikasi keabsahan.
Hal ini disampaikan Sekretaris Umum PBVSI Kepri Amri mengatakan, terkait persiapan cabang olahraga bola voli. “Seluruh kota/kabupaten sudah mempersiapkan atlet untuk turun ke Porprov VI Kepri. Yang jelas, keabsahan seluruh atlet sudah lolos verifikasi,” ujar Amri.
Amri menjelaskan, pada cabang bola voli, kategori putra diikuti oleh 7 kabupaten/kota, sedangkan kategori putri diikuti oleh 5 kabupaten/kota. Secara keseluruhan, 12 kontingen dipastikan akan berpartisipasi dalam pertandingan yang akan digelar mulai 1 November 2026.
Lanjut Amri, berdasarkan jadwal, technical meeting (TM) akan dilaksanakan pada 31 Oktober 2026. Pertandingan pembukaan akan dimulai pada 1 November 2026 dengan dua pertandingan yang digelar pada sesi pagi.
“Hingga saat ini, tidak ada kendala berarti yang menghambat persiapan para atlet. Sejauh ini belum ada kendala terkait persiapan,” tambahnya.
Meskipun demikian, pola persiapan di masing-masing daerah berbeda-beda, terutama dalam hal training center. Namun, hal tersebut tidak menjadi masalah selama keabsahan atlet terpenuhi. “Persiapan berbeda-beda training center-nya. Yang jelas, keabsahan seluruh atlet lolos. Itu merupakan atlet daerah,” jelas Amri.
Sementara itu Ketum PBVSI Provinsi Kepri Ririn Warsiti menyebut Porprov VI Kepri 2026 ini juga menjadi ajang persiapan menuju Pekan Olahraga Wilayah (Porwil). Untuk itu, Pengurus Besar Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kepri menurunkan tim pemantau guna mempersiapkan atlet ke depan.
“Target di Porprov adalah persiapan ke Porwil. PBVSI Kepri menurunkan tim pemantau untuk mempersiapkan atlet ke depannya,” ungkap Ririn Warsiti.
Dari sisi kondisi fisik, seluruh atlet yang akan berlaga dipastikan dalam keadaan bugar. Selain itu, ada batasan usia bagi peserta, yaitu atlet yang lahir maksimal tahun 2003.
“Kondisi fisik atlet bagus semua yang turun ke Porprov VI Kepri 2026. Atlet yang turun berumur maksimal kelahiran 2003,” pungkasnya . (tjo)


