Konikepri.id – Pengurus Provinsi Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pengprov Pelti) Kepulauan Riau menyatakan kesiapan untuk melaksanakan pertandingan cabang olahraga (cabor) tenis lapangan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepri yang akan berlangsung di Kota Tanjungpinang, 1–8 November 2026. Sejumlah persiapan teknis terus dimatangkan untuk memastikan pertandingan berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan.
Ketua Harian Pengprov Pelti Kepri, Eko Prihananto, mengatakan pihaknya pada prinsipnya telah siap menyelenggarakan pertandingan tenis lapangan. Kesiapan tersebut meliputi perangkat pertandingan, koordinasi teknis, serta pembenahan fasilitas yang akan digunakan selama kompetisi berlangsung.
Pada Porprov VI Kepri, tenis lapangan akan mempertandingkan tujuh nomor, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, ganda campuran, beregu putra, dan beregu putri. Ketujuh nomor tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi para atlet dari kabupaten/kota untuk menunjukkan kemampuan sekaligus bersaing memperebutkan medali.
Dari tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepri, lima daerah dipastikan berpartisipasi dalam cabang tenis lapangan. Sementara itu, Kabupaten Lingga dan Kabupaten Kepulauan Anambas tidak mengikuti pertandingan cabor tersebut. Partisipasi lima daerah ini diharapkan tetap menghadirkan persaingan kompetitif dan memberikan ruang bagi atlet untuk mengukur hasil pembinaan di daerah masing-masing.
Untuk lokasi pertandingan, panitia menyiapkan dua venue, yakni Lapangan Tenis Bea dan Cukai serta Lapangan Tenis Pemerintah Kota Tanjungpinang. Namun, persiapan lapangan masih terus dilakukan, terutama untuk venue milik Pemko Tanjungpinang yang saat ini masih dalam proses perbaikan. Eko menyampaikan optimisme bahwa pembenahan tersebut dapat diselesaikan sebelum pertandingan dimulai.
Selain kesiapan lapangan, kondisi cuaca juga menjadi perhatian panitia. Hujan yang kerap turun serta kondisi udara berdebu berpotensi memengaruhi kelancaran pertandingan di lapangan terbuka. Menyikapi hal tersebut, Eko mengatakan panitia akan menyiapkan alternatif apabila cuaca tidak memungkinkan. “Jika kondisi cuaca tidak mendukung, kami akan mengupayakan penggunaan lapangan indoor yang tersedia di Tanjungpinang, dengan tiga court,” ujarnya.
Dari sisi teknis, perangkat pertandingan yang meliputi wasit, linesman atau hakim garis, serta petugas pertandingan lainnya telah disiapkan. Kesiapan perangkat ini menjadi bagian penting untuk memastikan setiap pertandingan berjalan tertib, menjunjung sportivitas, dan mengikuti peraturan tenis lapangan yang berlaku. Panitia juga terus berkoordinasi untuk mematangkan kebutuhan teknis menjelang pelaksanaan.
Lebih jauh, Eko berharap Porprov VI Kepri tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga sarana menjaring atlet potensial yang mampu memperkuat kontingen Kepulauan Riau pada kompetisi tingkat lebih tinggi. “Kami berharap para peraih medali nantinya dapat memperkuat kontingen Kepri pada multievent berikutnya, baik Pra-PON maupun Porwil. Syukur-syukur, mereka bisa lolos dan tampil di PON 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur,” ungkapnya.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pengprov Pelti Kepri berharap pertandingan tenis lapangan Porprov VI dapat berlangsung lancar dan menghasilkan atlet-atlet berprestasi. Ajang ini sekaligus menjadi tolok ukur pembinaan tenis lapangan di kabupaten/kota serta momentum memperkuat regenerasi atlet Kepri untuk menghadapi persaingan di tingkat regional dan nasional. (tjo)


