Konikepri.id – Kontingen Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi dilepas untuk mengikuti kejuaraan panahan di Kudus, Jawa Tengah. Pelepasan kontingen dilakukan oleh Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Sekdispora) Kepri yang mewakili Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Sabtu (18/7/2026).
Dalam pelepasan tersebut, kontingen PERPANI Kepri yang terdiri dari 55 atlet dan 20 pelatih mendapat pesan untuk menjaga semangat, sportivitas, serta mengharumkan nama Provinsi Kepulauan Riau selama mengikuti pertandingan. Keberangkatan ini menjadi puncak persiapan setelah para atlet menjalani pemusatan latihan selama dua bulan.
Ketua Umum PERPANI Kepri Abdul Razak mengatakan, pihaknya optimistis para atlet mampu memberikan hasil terbaik di ajang tersebut. Dengan persiapan yang telah dilakukan dan dukungan dari berbagai pihak, PERPANI Kepri menargetkan kontingennya dapat menembus tiga besar dalam kejuaraan panahan di Kudus.

Ketua Umum PERPANI Kepri Abdul Razak mengatakan, seluruh atlet telah menjalani Training Center selama dua bulan sebagai bekal menghadapi persaingan di tingkat nasional. Program tersebut resmi berakhir pada Minggu, 13 Juli 2026.
Menurut Abdul Razak, sebelum keberangkatan menuju lokasi kejuaraan, kontingen Kepri mengikuti prosesi pelepasan 18 Juli 2026 oleh Sekdispora Kepri mewakili Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.
Selanjutnya, kontingen dijadwalkan bertolak menuju arena Kejuaraan Nasional pada 20 Juli 2026. Keberangkatan tersebut menjadi momentum penting bagi para atlet untuk membawa nama baik Kepulauan Riau di tingkat nasional.
Abdul Razak juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua atlet yang memberikan dukungan penuh selama proses persiapan. Menurutnya, semangat dan perhatian keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam membangun mental bertanding para atlet.

Selain 55 atlet dan 20 pelatih, keberangkatan kontingen Kepri juga akan didampingi sekitar 40 orang tua dan anggota keluarga yang secara mandiri ikut memberikan dukungan langsung selama kejuaraan berlangsung.
“Kami tetap optimistis. Dengan persiapan yang sudah dilakukan selama dua bulan dan dukungan semua pihak, Insyaallah target kami tetap masuk tiga besar nasional. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Kepulauan Riau agar para atlet dapat memberikan hasil terbaik,” tegas Abdul Razak.
Abdul Razak: Jumlah Kontingen Panahan Kepri Peringkat 7 Nasional

Sebelumnya , kontingen panahan Kepri telah melaksanakan persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior 2026 yang akan digelar di Kudus, Jawa Tengah, pada 20 hingga 30 Juli mendatang.
Perpani Kepri mengirimkan 75 kontingen yang terdiri dari 55 atlet dan 20 pelatih afficial. Seluruh atlet yang masuk dalam kontingen Kepri kini menjalani program pemusatan latihan atau training centre (TC) sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum bertolak ke arena pertandingan.
Dari sisi jumlah peserta, Abdul Razak menyebut kontingen panahan Kepri menjadi salah satu yang terbesar di luar Pulau Jawa. Secara nasional, Kepri berada di peringkat ketujuh untuk jumlah kontingen, sedangkan di luar Pulau Jawa menempati posisi teratas, mengungguli Bali, Kalimantan Selatan, maupun sejumlah provinsi di Sumatera.
Program TC telah dijadwalkan berlangsung mulai 31 Mei hingga 12 Juli 2026 dengan dipusatkan di Lapangan Panahan Anggrek Sari, Batam Centre. Selain meningkatkan kemampuan teknis, latihan intensif juga difokuskan pada kesiapan fisik, mental, dan kekompakan tim agar mampu bersaing dengan para pemanah muda terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.

Dijumpai Senin (15/6) di Sukajadi, Ketua Umum Pengprov Perpani Kepri, Abdul Razak, menegaskan, “Proses persiapan harus dijalani secara serius oleh seluruh atlet dan pelatih. Saya harap para atlet memanfaatkan masa latihan untuk meningkatkan performa sehingga mampu memberikan hasil terbaik bagi Kepulauan Riau di ajang nasional”.
Abdul Razak juga menekankan pentingnya disiplin, dedikasi, dan tanggung jawab selama mengikuti pemusatan latihan. Sejalan dengan keputusan yang telah ditetapkan Pengprov Perpani Kepri, seluruh atlet diminta berlatih dengan tekun sesuai jadwal yang telah disusun tim pelatih sebagai bekal menghadapi persaingan di Kudus.
Dari sisi kekuatan tim, Kepulauan Riau mengirim total 55 atlet junior yang akan berlaga pada tiga divisi, yakni Recurve, Compound, dan Nasional. Mereka didampingi 20 orang pelatih dan official yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Pengprov Perpani Kepri.

Pada Divisi Recurve, Kepri menurunkan 18 atlet yang terbagi dalam kategori U13 sebanyak 3 atlet, U15 sebanyak 7 atlet, dan U18 sebanyak 8 atlet. Komposisi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif di nomor-nomor recurve yang menjadi salah satu andalan kontingen.
Sementara itu, Divisi Compound diperkuat oleh 19 atlet, terdiri atas 4 atlet kategori U13, 7 atlet U15, dan 8 atlet U18. Jumlah tersebut menunjukkan komitmen Perpani Kepri dalam membina regenerasi atlet panahan di nomor compound sejak usia dini hingga remaja.
Adapun Divisi Nasional menjadi kontingen terbesar dengan mengirimkan 18 atlet. Rinciannya meliputi 4 atlet U10, 5 atlet U13, 3 atlet U15, dan 6 atlet U18 yang siap bersaing memperebutkan prestasi di tingkat nasional.
Secara keseluruhan, pembagian atlet berdasarkan kelompok usia menunjukkan pemerataan pembinaan yang dilakukan Perpani Kepri. Total peserta terdiri atas 7 atlet kategori U10, 12 atlet U13, 17 atlet U15, dan 19 atlet U18 yang berasal dari berbagai sekolah di Batam, Tanjungpinang, hingga Serang.
Selain menetapkan para atlet, Pengprov Perpani Kepri juga membentuk tim pendukung yang terdiri dari seorang manajer, seorang wakil manajer, dan 18 pelatih untuk memastikan proses pembinaan berjalan optimal selama masa persiapan maupun saat pelaksanaan kejuaraan.
“Di Kejurnas Panahan Junior 2026, tidak hanya menjadi ajang berburu prestasi, tetapi juga bagian dari upaya mencetak bibit-bibit muda yang dapat menjadi tulang punggung panahan Kepulauan Riau di masa depan,” jelas Abdul Razak .
Dengan persiapan yang semakin matang dan dukungan tim pelatih yang lengkap, Perpani Kepri optimistis para atlet muda mampu tampil maksimal di Kudus. Penampilan pada Kejurnas Junior 2026 diharapkan menjadi momentum untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat nasional. (tjo)


