Konikepri.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menegaskan dukungannya terhadap upaya membawa cabang olahraga Pencak Silat menuju pentas Olimpiade. Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menyebut peningkatan kualitas dan kuantitas kompetisi di dalam negeri menjadi langkah awal yang harus dilakukan secara konsisten untuk memperkuat daya saing olahraga asli Indonesia tersebut.
Menurut Marciano, cita-cita menjadikan Pencak Silat sebagai cabang yang dipertandingkan di Olimpiade hanya dapat diwujudkan melalui penyelenggaraan kejuaraan yang lebih banyak, berkelanjutan, serta didukung wasit yang objektif dan atlet berkualitas. Ia menekankan bahwa kehormatan sebuah kejuaraan juga ditentukan oleh integritas perangkat pertandingan yang memimpin jalannya kompetisi.
Sebagai bentuk dukungan, KONI Pusat membuka peluang kolaborasi dalam penyelenggaraan kejuaraan Pencak Silat, termasuk wacana perebutan Piala Ketua Umum KONI Pusat dengan syarat memperoleh rekomendasi dari Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia. Pihak penyelenggara juga mengungkapkan bahwa kompetisi yang digelar telah terintegrasi dengan Puspresnas sehingga memberi nilai tambah bagi peserta yang ingin melanjutkan pendidikan, dengan penyelenggaraan sebelumnya diikuti lebih dari 2.000 atlet dari belasan provinsi di Indonesia.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman mendukung Pencak Silat menuju Olimpiade. Salah satu yang perlu ditingkatkan di awal adalah kualitas dan kuantitas pertandingan di dalam negeri.
“Pencak Silat jika ingin dipertandinkan Olimpiade, harus bekerja keras untuk peningkatan kualitas penyelenggaraan eventnya, wasit yang memimpin dan atletnya. Semua itu dapat dicapai melalui penyelenggaraan kompetisi yang lebih banyak dan berkelanjutan,” kata Ketum KONI Pusat.
“Kehormatan suatu kejuaraan, salah satunya dari wasit yang objektif dan adil,” tambah Marciano.
KONI Pusat berusaha semaksimal mungkin untuk berkolaborasi demi penyelenggaraan yang lebih baik. “Saya mendukung wacana baik untuk menyelenggarakan kejuaraan Pencak Silat dengan memperebutkan Piala Ketua Umum KONI Pusat, yang penting agar Waje Management mendapatkan rekomendasi PB IPSI,” sebut Ketum KONI Pusat kepada penyelenggara.
Penyelenggara menyampaikan bahwa kompetisi sudah terintegrasi dengan Puspresnas sehingga memberikan manfaat bagi peserta yang ingin melanjutkan studi. Pada penyelenggaraan sebelumnya, kompetisi ini diikuti lebih dari 2.000 peserta yang berasal dari belasan provinsi di Indonesia. (tjo)


