Indonesia Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027 di Makassar

Konikepri.id – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, menyambut gembira ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027.

Penunjukan tersebut dinilai menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga sepak takraw nasional sekaligus menunjukkan meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia sebagai penyelenggara ajang olahraga bergengsi.

Menurut Marciano, keberhasilan Indonesia mendapatkan kepercayaan menjadi tuan rumah kejuaraan dunia tidak lepas dari kepemimpinan Ketua Umum PB PSTI, Surianto A.M., yang mampu meyakinkan federasi sepak takraw Asia dan dunia. Kejuaraan dunia tersebut dijadwalkan berlangsung di Makassar pada tahun 2027.

“Hal yang sangat menggembirakan adalah Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan sepak takraw dunia pada tahun 2027 di Makassar,” ujar Marciano usai menerima kunjungan kehormatan petinggi sepak takraw Asia dan dunia di Kantor KONI Pusat, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, turut dibahas persiapan menghadapi Asian Games 2026 di Jepang. Sepak takraw direncanakan kembali dipertandingkan sebagai cabang olahraga yang kuat di kawasan Asia Tenggara.

Marciano berharap para atlet Indonesia mampu memanfaatkan momentum tersebut untuk meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.

Rombongan yang hadir meliputi Presiden Asian Sepaktakraw Federation (ASTAF) Datuk Abdul Halim Kader, Sekretaris Jenderal International Sepak Takraw Federation (ISTAF), serta Ketua Umum PB PSTI dan jajarannya. Pertemuan strategis ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja ASTAF dan ISTAF di Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 8–12 Juni 2026.

 

Tak ketinggalan, Surianto sampaikan program pembinaan unggulannya yang segera diluncurkan, Liga Sepak Takraw Indonesia (LSI) 2026.

 

“Kami terus membangun sistem pembinaan yang berjenjang dan kompetitif. LSI 2026 rencananya akan digelar di lima wilayah Indonesia,” ujar Surianto.

 

Ia menambahkan, kehadiran pimpinan ASTAF dan ISTAF ke tanah air menjadi momentum emas untuk memperkuat posisi tawar Indonesia dalam peta persaingan sepak takraw dunia.

 

Apresiasi tinggi disampaikan dari Presiden ASTAF, Datuk Abdul Halim Kader.

“Indonesia memiliki potensi besar, syaratnya adalah dukungan kompetisi yang berkelanjutan dan arah pembinaan yang terprogram dengan baik,” kata Datuk Abdul Halim.

 

Ia juga menjalankan upaya meyakinkan IOC agar sepak takraw kelak dipertandingkan. (tjo)

 

Event
Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini