Konikepri.id – Cabang olahraga tenis meja di Kepulauan Riau terus bergeliat dan menunjukkan perkembangan positif. Semangat pembinaan yang semakin aktif di berbagai daerah menjadi modal penting bagi kemajuan olahraga ini, termasuk dalam upaya melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Momentum tersebut terlihat dalam pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kepri yang digelar di Aula Hotel Bintan Plaza, Hotel Bintan Plaza, Selasa (19/5/2026).
Musprov PTMSI Kepri berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Forum tertinggi organisasi tenis meja di Kepri itu kembali mempercayakan kepemimpinan kepada Dr Ir Muhammad Yunus MM untuk menakhodai Pengprov PTMSI Kepri periode 2026-2030.
Muhammad Yunus terpilih secara aklamasi setelah mendapat dukungan penuh dari tujuh Pengkab/Pengkot PTMSI se-Kepulauan Riau. Sebanyak lima Pengkab/Pengkot hadir langsung dalam Musprov, sementara dua lainnya mengikuti jalannya sidang secara daring. Dukungan solid tersebut menjadi gambaran kuatnya harapan agar tenis meja Kepri terus berkembang dan semakin kompetitif.
Jalannya persidangan dipimpin oleh Said M Idris sebagai pimpinan sidang tetap bersama dua anggota sidang lainnya, yakni Dian Utama dan Fachrul. Proses persidangan berlangsung tertib hingga seluruh agenda Musprov dapat diselesaikan dengan baik.
Sebelum pembacaan keputusan dukungan dari tujuh Pengkab/Pengkot PTMSI se-Kepri, calon tunggal Ketua Umum Pengprov PTMSI Kepri, Muhammad Yunus, terlebih dahulu diminta menyampaikan visi dan misinya. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas kompetisi, serta membawa tenis meja Kepri semakin berprestasi di berbagai ajang olahraga.
M Yunus menyampaikan bahwa dirinya akan melanjutkan program kerja sebelumnya. Yakni Ping Pong Goes to School, mendorong wasit di Kepulauan Riau untuk mengikuti pelatihan di tingkat nasional, menciptakan pelatih baru tenis meja di tingkat provinsi, dan membenahi aturan berdirinya klub tenis meja sebagaimana diatur oleh PB PTMSI.
“Salah satu misi kita mencalonkan diri Kembali sebagai ketua Pengprov PTMSI Kepri 2026-2030 adalah meloloskan tim tenis meja Kepulauan Riau pada PON 2028 di NTB dan NTT,” kata Yunus.
Dia menyampaikan terima kasih atas dukungan dari seluruh Pengkab/Pengkot PTMSI se-Provinsi Kepulauan Riau. Tanpa dukungan dari teman-teman Pengkab/Pengkot PTMSI se-Provinsi Kepri, program kerja yang kita susun tidak akan berjalan,” tukasnya. (tjo)


