Pendiri Perkemi Indra Kartasasmita Wafat, Warisan Besarnya untuk Kempo Indonesia Abadi

Konikepri.id – Legenda sekaligus pendiri Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB Perkemi), Indra Kartasasmita meninggal dunia pada Rabu 22 April 2026 pukul 01:29 WIB di Jakarta.

Hal tersebut menjadi duka mendalam masyarakat olahraga prestasi Indonesia. Almarhum akan disemayamkan di Honbu/Pusdiklat Perkemi Pondok Gede siang hari ini.

“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Sensei Indra Kartasasmita, tokoh olahraga nasional yang merupakan pendiri olahraga Kempo di Indonesia dan Dewan Pengawas KONI Pusat,” kata Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.

“Kepergian Almarhum menjadi kehilangan besar untuk kita semua, karena jasa-jasanya yang sangat luar biasa untuk olahraga Indonesia, khususnya Kempo,” kata Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.

“Almarhum mendirikan PB Perkemi dan terus aktif dalam proses pembinaan atlet hingga akhir hayatnya. Almarhum adalah tokoh olahraga nasional, yang kecintaan dan ketauladanannya pada pembinaan olahraga prestasi Indonesia menjadi panutan bagi kita semua,” lanjutnya.

“Pada saat saya dan pengurus KONI Pusat membesuk Sensei Indra selagi sakit, Almarhum masih menunjukan semangat yang berapi-api,” kenang Ketum KONI Pusat.

Ketum KONI Kepri Sampaikan Ucapan Dukacita

Ketua Umum KONI Kepulauan Riau, Usep RS, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya legenda sekaligus pendiri PB Perkemi, Indra Kartasasmita, yang meninggal dunia pada Rabu (22/4/2026) dini hari di Jakarta.

Usep menilai kepergian Indra Kartasasmita merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga besar Kempo, tetapi juga seluruh insan olahraga prestasi di Indonesia, termasuk di daerah.

“Kami keluarga besar KONI Kepulauan Riau turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Sensei Indra Kartasasmita. Beliau adalah tokoh besar yang telah meletakkan fondasi kuat bagi perkembangan Kempo di Indonesia,” ujar Usep RS.

Ia menegaskan, dedikasi dan pengabdian almarhum dalam membangun olahraga Kempo patut menjadi teladan bagi generasi penerus, khususnya dalam semangat pembinaan atlet yang berkelanjutan.

“Almarhum bukan hanya pendiri, tetapi juga sosok pembina sejati yang hingga akhir hayatnya tetap menunjukkan komitmen terhadap kemajuan olahraga. Ini adalah warisan nilai yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.

Usep juga berharap seluruh insan olahraga, khususnya Kempo di Kepulauan Riau, dapat melanjutkan perjuangan dan cita-cita yang telah dirintis oleh almarhum.

“Kami mendoakan semoga almarhum diterima di sisi terbaik Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutupnya.

Perkemi merupakan anggota KONI Pusat di Tanah Air dan di internasional merupakan anggota, World Shorinji Kempo Organization (WSKO), yang berpusat di kuil Shorinji Kempo di kota Tadotsu, Jepang.

Sebagai catatan pada kompetisi nasional, Kejurnas Kempo pertama digelar tahun 1970 di Jakarta dan dipertandingkan pertama kali pada PON, tahun 1977 di Jakarta. (tjo)

Event
Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini