Silat Indonesia Bidik Dunia, Harapan Atlet Tembus Olimpiade Kian Menguat

Konikepri.id – Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI Tahun 2026 menjadi momentum besar yang tidak hanya bicara soal pergantian kepemimpinan, tetapi juga menegaskan harapan besar agar atlet pencak silat Indonesia mampu mendunia hingga menembus Olimpiade.

Kegiatan yang digelar di Jakarta Convention Center pada Sabtu (11/4/2026) ini mengusung tema “Pencak Silat mendunia menuju Olimpiade”, sebuah pesan kuat bahwa masa depan silat Indonesia kini diarahkan ke panggung global.

Ketua Umum PB IPSI periode 2021-2025, Prabowo Subianto, dalam sambutannya menyampaikan rasa haru setelah 34 tahun mengabdi untuk pencak silat. Ia menegaskan bahwa perjalanan panjang tersebut bukan sekadar jabatan, tetapi bentuk kecintaan terhadap budaya bangsa.

Prabowo juga menyatakan pamit dari jabatannya sebagai Ketua Umum PB IPSI, seiring tugas kebangsaan yang kini diembannya. Meski demikian, ia memastikan komitmennya untuk tetap mendukung perkembangan pencak silat Indonesia ke depan.

“Pembinaan IPSI akan lebih dahsyat lagi,” ujarnya optimistis. Ia percaya generasi baru pesilat Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing di level dunia, selama pembinaan terus diperkuat dan dilakukan secara konsisten.

Lebih jauh, Prabowo menekankan bahwa pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga identitas bangsa. Nilai-nilai kesatria, budaya, dan karakter bangsa yang terkandung di dalamnya menjadi kekuatan utama untuk membawa silat dikenal dunia.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, turut memberikan apresiasi atas dedikasi Prabowo dalam membangun pencak silat selama ini. Ia menyebut kepemimpinan tersebut telah membawa dampak besar terhadap prestasi atlet di berbagai ajang internasional.

Deretan prestasi yang diraih atlet silat Indonesia menjadi bukti nyata, mulai dari juara umum SEA Games Thailand 2025 hingga dominasi di World Pencak Silat Championship dan ajang junior dunia. Prestasi ini menjadi pijakan kuat untuk melangkah ke level yang lebih tinggi.

Marciano menegaskan, KONI Pusat bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mendorong pembinaan dan diplomasi olahraga agar pencak silat semakin dikenal luas di dunia internasional. Upaya ini diyakini menjadi jalan menuju target besar, yakni tampil di Olimpiade.

Dengan semangat baru pasca Munas, harapan para atlet pencak silat Indonesia kini semakin jelas: tidak hanya berjaya di Asia Tenggara atau kejuaraan dunia, tetapi juga mengibarkan Merah Putih di panggung Olimpiade sebagai olahraga kebanggaan bangsa. (tjo)

Event
Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini