PABERSI Kepri Optimistis Gelar Kejurnas, Anwar Naro: SDM Kita Siapkan, Infrastruktur Masih Kurang

Konikepri.id – Dengan sokongan penuh dari KONI Kota Batam, PABERSI mampu melaksanakan program strategis pembinaan prestasi ke Medan, Sumatera Utara, pada 1–7 Agustus 2025. Program ini mencakup tiga agenda utama: try out atlet, penataran wasit, dan pelatihan pelatih. Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan mental tanding atlet dalam suasana kompetisi yang lebih menantang di luar daerah.

Awalnya, keberangkatan ini tidak difokuskan untuk meraih medali, melainkan sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan kapasitas. Para atlet dijadwalkan mengikuti uji tanding non-formal, sementara pelatih dan wasit menjalani pelatihan dan sertifikasi nasional yang diikuti peserta dari berbagai provinsi. Namun, sebuah kesempatan terbuka ketika satu atlet PABERSI Batam, Tama Bertus Naibaho, mendapat izin khusus untuk turun di dua nomor resmi Kejurnas PABERSI 2025.

BACA JUGA : Debut Gemilang: Tama Bertus Langsung Sabet Emas dan Perak di Kejurnas Angkat Berat 2025

Kesempatan ini dimanfaatkan maksimal oleh Tama. Turun di kelas -66 kg Senior dan Junior Putra, Tama menunjukkan performa luar biasa hingga berhasil menyabet medali emas dan perak sekaligus. Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga menjadi kejutan manis dan prestasi perdana yang membanggakan bagi kontingen Batam dalam ajang nasional yang awalnya tidak ditargetkan untuk prestasi medali.

Hasil luar biasa yang diraih Tama menjadi bara semangat baru bagi seluruh tim. Para pelatih dan wasit yang mengikuti pelatihan merasa semakin percaya diri dan termotivasi, bahwa pembinaan berjenjang yang mereka lakukan selama ini berada di jalur yang tepat. Momen ini menjadi penyatu semangat bagi PABERSI Batam untuk terus memperkuat sistem pembinaan terpadu dan membangun sinergi lintas peran.

BACA JUGA : Pabersi Kepri Tanggungjawabi Pembinaan Atlet Cabor Angkat Berat Hingga Tembus Pra PON

PABERSI Batam pun menyampaikan terima kasih kepada KONI Kota Batam atas dukungan nyata yang diberikan. Keberhasilan ini menjadi inspirasi bahwa program-program pembinaan, termasuk try out dan pelatihan non-pertandingan, tetap memiliki potensi besar mencetak prestasi. Ke depan, PABERSI akan terus memperluas cakupan kegiatan serupa, demi mencetak lebih banyak lifter tangguh yang siap bersaing di Porprov, Porwil, hingga PON mendatang.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PABERSI Batam, Tomy Chandra mengatakan hasil gemilang yang diraih Tama merupakan buah dari proses pembinaan yang serius, konsisten, dan dukungan pendanaan yang memadai. Tomy yang turut mendampingi atlet ke kejuaraan tersebut bersama official tim, Wesly, menyatakan bahwa keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa program kerja PABERSI Batam berada di jalur yang tepat.

“Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras atlet, pelatih, dan dukungan penuh dari semua pihak, terutama KONI Kota Batam. Kami tidak hanya fokus pada latihan, tapi juga pembinaan jangka panjang dan pengembangan kapasitas SDM seperti pelatih dan wasit,” ujar Tomy.

Anwar Naro Sebut Kota Batam Ditunjuk jadi Tuan Rumah Kejurnas Angkat Berat

Keberhasilan di Kejurnas 2025 ini menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh jajaran pengurus dan atlet PABERSI Batam untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Mereka berharap, lebih banyak lagi atlet-atlet muda berbakat yang bisa lahir dan berkembang dari Kota Batam, serta mampu membawa nama Kepulauan Riau bersinar di pentas nasional maupun internasional.

Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme dalam pembinaan, serta dukungan dari berbagai pihak, PABERSI  optimistis bisa menjadi salah satu kekuatan utama olahraga angkat berat di Indonesia.

Untuk meningkatkan sumber daya manusia bagi pengurus terutama pelatih dan wasit, PABERSI Kota Batam mewakili Kepri mencatat partisipasi terbanyak dalam pelatihan dan sertifikasi wasit serta pelatih angkat berat tingkat nasional.

Ketua PABERSI Kepri, Anwar Naro, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam penguatan kapasitas SDM angkat berat Kepri. “Tiga orang ikut sertifikasi wasit level 3 nasional dan dua  lainnya di level 2 nasional. Ini menjadi modal dasar yang sangat strategis untuk mempersiapkan Kepri sebagai tuan rumah even nasional di masa depan,” ujarnya.

Anwar Naro menyebutkan , sebelum adanya PABERSI di Batam, anak anak muda  yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri dalam berlatih kini mulai merasakan manfaat dari kehadiran organisasi resmi. “Sekarang mereka merasa punya arah, punya wadah, dan itu membangkitkan semangat baru. Kehadiran struktur PABERSI yang aktif memberikan energi positif bagi atlet-atlet kita, ditambah lagi sudah muncul atlet peraih emas tingkat nasional,” tambahnya.

Lebih lanjut Anwar menjelaskan, sesuai ketentuan nasional, setiap provinsi idealnya memiliki 9 hingga 12 personel teknis yang mencakup pelatih dan wasit bersertifikat sebagai syarat untuk menyelenggarakan Kejurnas secara mandiri. “Kepri sudah memiliki 5 pelatih dan wasit. Batam ditunjuk jadi tuan rumah Kejurnas, namun kita harus terlebi dahulu siap secara SDM dan juga infrastruktur yang saat ini masih sangat minim, untuk itu kami berharap dukungan baik pemerintah dan KONI Kepri untuk membantu pengadaan tersebut,” tegasnya.

Tak hanya fokus di level nasional, PABERSI Kepri juga memiliki visi jauh ke depan. Anwar optimistis, dengan posisi strategis Kepulauan Riau yang dekat dengan negara-negara tetangga, daerah ini sangat layak untuk menggelar kejuaraan angkat berat tingkat Asia Tenggara atau bahkan Asia. “Saya sangat yakin. Kita sedang siapkan SDM-nya, semangatnya sudah ada, tinggal kita perkuat sistem dan sinergi dukungan,” tutupnya. (tjo)

 

Event
Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini