Konikepri.id – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat Marciano Norman secara resmi mengukuhkan dan melantik jajaran pengurus Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB Perkemi) masa bakti 2026-2030 yang dipimpin Agus Setiadji. Prosesi pelantikan berlangsung di Honbu/Pusdiklat Perkemi Pondok Gede pada 5 Mei 2026 dengan dihadiri pengurus dan insan Kempo dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Marciano Norman menekankan pentingnya keberlanjutan pembinaan olahraga Kempo di Indonesia, sekaligus mendorong pengurus baru agar mampu menjaga soliditas organisasi dan meningkatkan prestasi atlet di tingkat nasional maupun internasional.
Pada kesempatan itu, Marciano juga menyampaikan duka cita atas wafatnya salah satu legenda sekaligus pendiri Perkemi, Indra Kartasasmita yang meninggal dunia pada 22 April 2026. “Beliau tidak pernah lelah mendedikasikan tenaga dan pikiran untuk olahraga Indonesia. Semangat beliau harus memotivasi Bapak/Ibu yang baru dilantik dalam membina olahraga Kempo,” ujar Marciano.
“Shorinji Kempo ini melahirkan generasi yang cinta Tanah Air. Yang kita butuhkan di Indonesia adalah Patriot Olahraga / kesatria yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negaranya,” sambungnya.
Tak ketinggalan, Ketum KONI Pusat juga menyampaikan terima kasih atas keikutsertaan cabang olahraga Kempo pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut), PON Bela Diri Kudus 2025 dan Indonesia Martial Art Games (IMAG) 2023 Bogor-Bekasi.
Bukti tata kelola organisasi baik, yakni pembinaan olahraga Kempo tersebar di seluruh Indonesia, memiliki jumlah dojo sekitar 1671 dan Kenshi sekitar 214.000.
Prestasi juga ditorehkan Kempo Indonesia pada kejuaraan dunia tahun 2023 di Tokyo, meraih juara umum ke-2 dengan 4 medali emas, 3 medali perak, dan 5 medali perunggu. Kejuaraan dunia berikutnya tahun 2027 di Nagoya. Harapannya, Kempo Indonesia dapat memberikan prestasi gemilang.
Sebelumnya, Agus Setiadji dalam sambutannya menegaskan Kempo terkait dengan pembangunan karakter bangsa. “Kempo ini merupakan bela diri yang mengutamakan karakter bangsa dan cinta Tanah Air,” jelasnya.
Pasalnya, Kempo turut menanamkan jiwa Bushido atau kesatria, yang menjadi salah satu materi tes atau ujian kenaikan Kempo.
“Kempo mendidik dan melatih anak-anak muda dengan jiwa Bushido yang cinta Tanah Air,” sambungnya.
Nilai Shorinji Kempo Indonesia yaitu ‘Kasih sayang tanpa kekuatan adalah kelemahan, kekuatan tanpa kasih sayang adalah kezaliman’ yang merupakan representasi masyarakat olahraga prestasi.
Tak ketinggalan, PB Perkemi mendorong Sport Industry dengan melakukan ekspor perlengkapan Kempo hingga ke beberapa negara di Asia.
Ketum PB Perkemi juga melaporkan progres Kempo yang tengah diupayakan agar dipertandingkan pada Olimpiade dan Asian Games.


