Konikepri.id – Komite Paralimpiade Indonesia (NPCI) Provinsi Kepulauan Riau menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Para Tenis Meja sekaligus Upacara Penghormatan Pemenang Kejurda Para Menembak dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tahun 2026, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan tersebut dipusatkan di Pusat Pelatihan PTM Bintan Center Tanjungpinang, Komplek Bintan Centre, Jalan D.I. Panjaitan Km 9, Tanjungpinang. Pembukaan berlangsung mulai pukul 09.30 WIB dan diikuti jajaran pengurus NPCI, atlet, pelatih serta undangan.
Rangkaian acara pembukaan diawali dengan tari persembahan yang dibawakan siswa SLB Negeri 1 Tanjungpinang, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sholawat Busyro serta doa pembuka.
Selanjutnya, acara diisi dengan sambutan Ketua NPCI Kota Tanjungpinang selaku Ketua Pelaksana, sambutan Ketua NPCI Provinsi Kepulauan Riau, serta sambutan Pembina NPCI Provinsi Kepri yang juga Kajati Kepulauan Riau.
Gubernur Kepulauan Riau kemudian memberikan sambutan sekaligus pengarahan sebelum secara resmi membuka Kejuaraan Daerah Para Tenis Meja NPCI Provinsi Kepri Tahun 2026.
Selain pembukaan Kejurda Para Tenis Meja, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan upacara penghormatan kepada para pemenang Kejuaraan Daerah Para Menembak NPCI Provinsi Kepri. Penghormatan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap perjuangan dan prestasi para atlet disabilitas di tingkat daerah.
Ketua Umum KONI Provinsi Kepulauan Riau, Usep RS, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kejurda yang digelar NPCI Kepri. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan atlet disabilitas sekaligus membuka ruang bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya.
Usep RS mengatakan, KONI Kepri terus mendorong pembinaan olahraga yang memberikan kesempatan kepada seluruh atlet untuk berkembang dan berprestasi. Menurutnya, keterbatasan fisik bukan menjadi penghalang bagi atlet untuk mengukir prestasi dan membawa nama baik daerah.
“Para atlet disabilitas memiliki semangat dan perjuangan yang luar biasa. Kejuaraan seperti ini harus terus didukung karena menjadi wadah bagi atlet untuk berkompetisi, mengukur kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi jenjang pertandingan yang lebih tinggi,” ujar Usep RS.
Ia berharap pelaksanaan Kejurda Para Tenis Meja dan pembinaan cabang olahraga para lainnya di Kepri dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Usep juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, organisasi olahraga maupun masyarakat, bersama-sama memberikan dukungan sehingga atlet disabilitas Kepri semakin termotivasi untuk meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.


