Rakernas PB MI 2026: Dari Evaluasi ke Target Tinggi, Muaythai Siap Naik Kelas

Konikepri.id – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk mendorong prestasi menuju level yang lebih tinggi, termasuk menatap target besar di ajang Asian Games. Kegiatan yang digelar di Hotel Bidakara, dihadiri langsung Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman.

Dalam sambutannya, Marciano mengawali dengan apresiasi atas capaian Muaythai Indonesia yang berhasil meraih 1 medali perak dan 4 perunggu pada SEA Games Thailand 2025. Capaian tersebut dinilai sebagai fondasi penting untuk melangkah lebih jauh ke panggung internasional yang lebih bergengsi.

Menurutnya, prestasi tersebut bukanlah hasil instan, melainkan buah dari kerja keras seluruh elemen, mulai dari atlet, pelatih hingga pengurus. Namun demikian, ia mengingatkan agar capaian itu tidak membuat semua pihak cepat puas.

“Rangkaian prestasi PB MI tidak akan tercapai bila saudara-saudara tidak bekerja keras,” ujar Marciano. Ia menegaskan, Rakernas harus menjadi ruang evaluasi untuk memperbaiki kekurangan demi target yang lebih besar, termasuk Asian Games.

Selain itu, Marciano juga menyoroti pentingnya persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri Tahun 2026 di Sulawesi Utara sebagai bagian dari pembinaan berjenjang. Ia menekankan bahwa konsistensi kompetisi akan sangat berpengaruh pada peningkatan kualitas atlet.

Dari sisi pemerintah, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, turut memberikan dukungan penuh terhadap arah pembinaan Muaythai Indonesia. Ia menilai olahraga ini memiliki karakter unik yang bisa dikembangkan menjadi identitas nasional.

“Muaythai ini olahraga unik. Kita harus bisa seperti Thailand, tapi diadaptasi ke budaya Indonesia menjadi Muay Indonesia,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang solid sesuai AD/ART sebagai fondasi prestasi.

Dukungan juga datang dari Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, yang menilai frekuensi pertandingan menjadi kunci utama perkembangan olahraga bela diri. Semakin sering atlet bertanding, semakin matang pula kualitas mereka.

Sementara itu, Ketua Umum PB MI masa bakti 2022-2026, La Nyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan bahwa Rakernas ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi langkah strategis untuk menatap masa depan. Salah satu fokus utama adalah persiapan menuju PON Bela Diri 2026 serta Road to SEA Games Malaysia 2027.

La Nyalla juga menyampaikan target ambisius, yakni meraih dua medali emas pada ajang internasional mendatang. Target ini menjadi sinyal bahwa Muaythai Indonesia tidak lagi sekadar peserta, tetapi mulai bertransformasi menjadi kekuatan yang diperhitungkan di level Asia. (tjo)

Event
Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini