Konikepri.id – Potensi tinju Indonesia dinilai masih sangat besar untuk kembali bersinar di pentas internasional. Tradisi panjang melahirkan petinju tangguh, basis sasana yang tersebar di berbagai daerah, serta minat generasi muda terhadap olahraga bela diri menjadi modal kuat untuk kebangkitan.
Namun potensi itu membutuhkan arah pembinaan yang jelas dan ekosistem profesional yang sehat agar mampu menghasilkan prestasi berkelanjutan. Kesadaran itulah yang mendorong sejumlah tokoh dan insan tinju profesional nasional melakukan audiensi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.
Pertemuan tersebut bertujuan melaporkan rencana penyelenggaraan ajang tinju sekaligus menyatukan visi pengembangan tinju profesional agar lebih terorganisasi dan kompetitif. Audiensi diterima Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS., di Kantor KONI Pusat pada 5 Februari 2026.
KONI Pusat menyambut baik semangat persatuan yang disampaikan oleh para promotor, wasit, hakim, dan ring ofisial. Hal tersebut sejalan dengan semangat dan jargon KONI Pusat, Bersatu Berprestasi.
“Apa yang disampaikan, terkait keinginan agar seluruh badan tinju bersatu merupakan hal yang kita harapkan. Jika masih terpecah, tentu akan sulit untuk dimonitor. Kami berharap event yang akan datang dapat menjadi titik awal bersatunya tinju Indonesia,” jelas Wakil IV Bidang Media dan Humas KONI Pusat, Martinez Dos Santos.
Rencana penyelenggaraan ajang tinju tersebut dilaporkan telah mencakup kesiapan teknis di wilayah Banten dan DKI Jakarta, dengan dukungan dari promotor serta panitia pelaksana. Sejumlah tokoh tinju dari berbagai daerah, termasuk perwakilan KONI Banten, turut hadir dalam audiensi tersebut.
Salah satu tokoh tinju nasional, Letkol Inf. Gondolpus Borlak, menyampaikan harapannya agar pemerintah dapat memberikan dukungan nyata terhadap pengembangan tinju nasional.
“Kami melihat potensi tinju Indonesia yang sempat meredup dalam kurang lebih 10 tahun terakhir. Diperlukan dukungan bersama agar tinju Indonesia dapat kembali bangkit dan berprestasi,” ujarnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal terwujudnya sinergi seluruh pemangku kepentingan tinju nasional dalam membangun prestasi dan meningkatkan harkat serta martabat bangsa melalui olahraga tinju. (*tjo)
Sumber gerakkita


