Porprov VI Jadi Panggung Pencak Silat Kepri Cetak Atlet Menuju Level Nasional

Konikepri.id – Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengprov IPSI) Kepulauan Riau terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepri 2026 di Tanjungpinang. Persiapan dilakukan tidak hanya dari sisi teknis pertandingan, tetapi juga menyangkut kesiapan penyelenggaraan agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan sesuai ketentuan.

Ketua Umum Pengprov IPSI Kepri, Sugiyanto, Senin (19/ mengatakan, panitia dan jajaran IPSI terus melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Porprov VI. Pertandingan pencak silat nantinya akan dilaksanakan dengan mengacu pada aturan pertandingan terbaru yang berlaku pada 2026.

15 Nomor Dipertandingkan, Atlet Disiapkan dari Kabupaten/Kota

Menurut Sugiyanto, pencak silat pada Porprov VI Kepri akan mempertandingkan 15 nomor laga dan enam nomor seni. Untuk nomor laga putra terdapat kelas A hingga I, sedangkan nomor putri mempertandingkan kelas A hingga E, ditambah nomor seni tunggal, ganda dan beregu.

Dari sisi peserta, jumlah atlet yang terlibat disesuaikan dengan nomor pertandingan yang tersedia. IPSI Kepri mencatat sebanyak 26 atlet sesuai nomor pertandingan, meskipun tidak seluruh kabupaten/kota mengirimkan kontingen secara penuh pada setiap nomor.

Kondisi tersebut membuat persaingan antarwilayah diperkirakan berlangsung cukup menarik. Setiap kabupaten/kota memiliki peluang untuk menampilkan atlet terbaik hasil pembinaan masing-masing, sekaligus mengukur perkembangan prestasi pencak silat di daerah.

Sugiyanto menyebut Kota Batam dan Kabupaten Bintan sebagai daerah yang diperkirakan menjadi kekuatan dalam persaingan perebutan gelar juara umum. Namun, ia menegaskan bahwa IPSI Kepri tidak masuk ke ranah penentuan target medali masing-masing daerah karena hal tersebut menjadi kewenangan kabupaten/kota.

Di tengah persiapan tersebut, salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah persoalan anggaran panitia pelaksana. Meski demikian, Pengprov IPSI Kepri tetap berkomitmen untuk menjalankan penyelenggaraan pertandingan Porprov VI dengan berbagai keterbatasan yang ada.

Pemusatan Latihan Jadi Modal Hadapi Persaingan

Dari sisi atlet, persiapan juga telah dilakukan cukup panjang oleh masing-masing kabupaten/kota. Para atlet yang akan tampil di Tanjungpinang telah menjalani program latihan dan pemusatan latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi pertandingan.

Pelaksanaan pemusatan latihan menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesiapan atlet, baik dalam aspek fisik maupun teknik. Selain itu, kesiapan mental juga menjadi perhatian karena atmosfer pertandingan Porprov tentu berbeda dengan pertandingan pada tahap seleksi atau latihan.

Proses seleksi atlet sendiri dilakukan oleh masing-masing kabupaten/kota melalui berbagai mekanisme. Sebagian atlet berasal dari hasil Pekan Olahraga Kota maupun kabupaten, sementara daerah lainnya melakukan seleksi tersendiri melalui Pengcab IPSI masing-masing.

Dengan mekanisme tersebut, atlet yang tampil di Porprov VI diharapkan benar-benar merupakan hasil pembinaan terbaik dari masing-masing daerah. Persaingan di arena pertandingan nantinya sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat sejauh mana proses pembinaan pencak silat telah berjalan di kabupaten/kota se-Kepri.

Porprov VI Jadi Jalan Menuju Level Nasional

Pengprov IPSI Kepri tidak hanya melihat Porprov VI sebagai ajang perebutan medali antarkabupaten/kota. Lebih jauh, ajang ini diharapkan menjadi salah satu tahapan untuk menemukan dan mematangkan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat memperkuat Kepri pada kejuaraan tingkat nasional.

Sugiyanto mengatakan, terdapat sejumlah atlet yang memiliki pengalaman membela Kepri pada ajang nasional, termasuk PON Beladiri dan Popnas. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting bagi para atlet untuk menghadapi persaingan di Porprov VI sekaligus mengembangkan kemampuan menuju jenjang berikutnya.

Karena itu, hasil Porprov VI diharapkan tidak berhenti pada pencapaian medali. IPSI Kepri ingin momentum tersebut dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang kemudian memiliki peluang untuk diproyeksikan memperkuat Provinsi Kepri pada ajang nasional, termasuk menghadapi agenda Pra-PON mendatang.

Bagi para atlet, Porprov VI akhirnya bukan sekadar tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Ajang di Tanjungpinang tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan hasil latihan, menguji mental bertanding, sekaligus membuka jalan menuju jenjang prestasi yang lebih tinggi. (tjo)

Event
Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini