PB Porprov VI Kepri Gelar Rapat Koordinasi, Terus Gesa Pemantapan

Konikepri.id – Hitungan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) semakin pendek. Hingga Kamis 8 Oktober 2026, hanya tersisa 23 hari sebelum pesta olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut resmi digelar di Kota Tanjungpinang pada 1–8 November 2026.

Memasuki masa akhir persiapan, Panitia Besar (PB) Porprov VI Kepri terus menggesa penyelesaian berbagai kebutuhan teknis maupun nonteknis. Seluruh bidang diminta memastikan tugas dan tanggung jawab masing-masing dapat dituntaskan tepat waktu, sehingga pelaksanaan Porprov berjalan lancar sesuai target yang telah ditetapkan.

Untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, pengurus KONI Kepri bersama PB Porprov VI Kepri menggelar rapat koordinasi di Kantor KONI Kepri, Kompleks Pertokoan Dermaga Sukajadi, Batam. Rapat menjadi bagian penting dalam mengevaluasi perkembangan sekaligus memantapkan langkah menghadapi pelaksanaan yang tinggal hitungan hari.

Rapat tersebut dihadiri Ketua Umum KONI Kepri Asep RS, Ketua Dewan Hakim Porprov VI Kepri Nutrin Sihaloho, Sekretaris KONI Kepri Dr Suyono, jajaran pengurus KONI Kepri, serta jajaran PB Porprov VI Kepri. Berbagai persoalan yang masih membutuhkan penyelesaian menjadi perhatian bersama dalam rapat koordinasi tersebut.

Dengan waktu yang tersisa 24 hari, PB Porprov VI Kepri kini memasuki fase paling krusial. Seluruh persiapan terus dikebut agar venue pertandingan, perangkat pertandingan, pelayanan atlet dan ofisial, hingga rangkaian pembukaan dapat benar-benar siap saat Porprov VI Kepri resmi dimulai di Tanjungpinang.

Ketua PB Porprov VI Kepri, Asmin Patros, mengatakan rapat koordinasi menjadi bagian penting untuk mengecek kembali kesiapan penyelenggaraan sebelum memasuki tahapan akhir. Menurutnya, berdasarkan evaluasi terakhir, kesiapan Porprov VI Kepri secara keseluruhan telah mencapai sekitar 80 hingga 85 persen.

“Kalau hitungan kalender, hari ini sudah tanggal 7 Oktober. Praktis tinggal 24 hari menuju tanggal 1 sampai 8 November. Karena itu kami melakukan rapat koordinasi untuk mengecek kesiapan-kesiapan sebelum meeting dengan Chief de Mission atau CDM pada 15 Oktober di Tanjungpinang,” ujar Asmin.

Meski sebagian besar persiapan telah berjalan, sejumlah venue pertandingan masih harus dikonfirmasi dan dimatangkan kembali. Asmin menyebut salah satu perubahan penting dalam penyelenggaraan Porprov VI kali ini adalah penggunaan sistem yang lebih terintegrasi sehingga berbagai proses tidak lagi dilakukan secara manual.

“Persiapan kita sudah sekitar 80 sampai 85 persen. Masih ada beberapa venue yang perlu dikonfirmasi ulang. Insyaallah persiapan kali ini lebih baik karena banyak mekanisme yang menggunakan sistem, tidak lagi manual,” katanya.

2.675 Atlet Dan Ofisial Akan Berkumpul Di Tanjungpinang

Seluruh tujuh kabupaten/kota di Kepri dipastikan ikut ambil bagian dalam Porprov VI. Dari data sementara, Kota Batam menjadi kontingen dengan jumlah atlet terbesar, yakni sekitar 604 atlet. Kemudian Tanjungpinang dengan 544 atlet dan Kabupaten Karimun sebanyak 371 atlet. Secara keseluruhan, jumlah atlet dan ofisial yang diperkirakan hadir di Tanjungpinang mencapai sekitar 2.675 orang.

Besarnya jumlah peserta ini membuat Porprov VI bukan hanya menjadi ajang perebutan prestasi olahraga, tetapi juga berpotensi memberikan dampak ekonomi yang besar bagi Tanjungpinang sebagai tuan rumah.

Keterangan Foto: Suasana Rapat Pemantapan Porprov VI Kepri, Rabu (07/10/26).
Keterangan Foto: Suasana Rapat Pemantapan Porprov VI Kepri, Rabu (07/10/26).

PB Porprov berharap ribuan atlet dan ofisial yang datang selama sepekan pertandingan dapat ikut menggerakkan sektor UMKM, kuliner, transportasi, akomodasi, serta berbagai sektor jasa lainnya.

“Harapan kami, Porprov ini tidak hanya sukses di prestasi dan penyelenggaraan, tetapi juga sukses administrasi. Semua administrasi harus terverifikasi dengan baik dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Asmin.

“Terakhir, kami berharap Porprov ini berdampak secara ekonomi bagi Kota Tanjungpinang dan menumbuhkembangkan sektor UMKM,” sambungnya. (tjo)

 

Event
Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini