Konikepri.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepulauan Riau (Kepri) mulai membidik tiket menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT 2028. Target tersebut tidak hanya diarahkan kepada cabang olahraga yang selama ini menjadi andalan dan rutin meloloskan atlet Kepri ke ajang PON, tetapi juga membuka peluang bagi cabor lain untuk mencatatkan prestasi terbaik.
Ketua Umum KONI Kepri Usep RS mengatakan, seluruh cabang olahraga harus mulai mempersiapkan diri secara serius menghadapi rangkaian tahapan menuju PON 2028. Porprov Kepri VI di Tanjungpinang pada November 2026 dan Porwil Sumatera Barat 2027 menjadi bagian penting dari proses pembinaan dan seleksi atlet.
“Porwil tahun kemarin sayang sekali kita tidak menjadi juara, sehingga tidak lolos PON. Tahun depan harus lolos PON,” kata Usep saat menghadiri Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) PBVSI Kepri, Sabtu, (25/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Usep secara khusus berharap cabang olahraga bola voli mampu memperbaiki prestasi. Kegagalan menjadi juara pada Porwil sebelumnya harus dijadikan evaluasi agar tim voli Kepri dapat merebut tiket menuju PON NTB-NTT 2028.
Menurut Usep, persiapan menuju PON harus dibangun sejak Porprov Kepri VI. Ia menilai keikutsertaan seluruh tujuh kabupaten dan kota di Kepri dalam cabang olahraga bola voli menjadi modal penting untuk memperluas pembinaan dan menemukan atlet-atlet potensial.
“Cabor voli ikut semua, tujuh kabupaten/kotanya. Ini bagus untuk pembinaan prestasi menuju Porwil dan PON,” ujarnya.
Usep menegaskan, KONI Kepri akan terus mendorong cabang olahraga yang selama ini menjadi penyumbang atlet dan medali di PON untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasinya. Namun, peluang untuk menembus PON tidak hanya menjadi milik cabor yang selama ini dikenal sebagai langganan PON.
Cabor-cabor lain juga diharapkan mampu memanfaatkan setiap ajang kompetisi untuk menunjukkan perkembangan. Dengan pembinaan yang terukur, prestasi atlet yang konsisten serta program latihan yang berkelanjutan, KONI Kepri optimistis akan semakin banyak cabang olahraga yang mampu bersaing memperebutkan tiket PON.
Sementara itu, Ketua Umum PBVSI Kepri Ririn Warsiti menegaskan bahwa tim voli Kepri harus meningkatkan prestasi pada Porwil Sumatera Barat 2027. Setelah hanya menempati posisi kedua pada Porwil sebelumnya dan gagal lolos PON, PBVSI Kepri menargetkan juara pertama sekaligus mengamankan tiket menuju PON NTB-NTT 2028.
Rakerprov PBVSI Kepri juga membahas rancangan program kerja dengan menampung berbagai masukan dari pengurus kabupaten dan kota. Hasil pembahasan tersebut akan dirangkum menjadi keputusan bersama untuk pelaksanaan program tahun 2026 dan 2027.
Dengan Porprov Kepri VI sebagai tahapan awal, KONI Kepri berharap seluruh cabor mampu menyusun strategi terbaik untuk menghadapi persaingan menuju PON NTB-NTT 2028. Targetnya jelas, semakin banyak cabang olahraga Kepri yang lolos, semakin besar peluang daerah untuk meningkatkan prestasi di pentas olahraga nasional. (tjo)


