Juara 3 Asia, Yoshie Honda Sekaligus Pertajam Rekor 50 Meter Gaya Bebas

Konikepri.id – Perenang muda asal Batam, Yoshie Honda, kembali mencatatkan prestasi membanggakan di pentas internasional. Turun membela kontingen Indonesia pada ajang 12th Asian Age Group Championships di Bangkok, Thailand, Yoshie berhasil meraih medali perunggu sekaligus finis di posisi ketiga nomor 50 meter gaya bebas.

Medali tersebut diraih Yoshie setelah melalui persaingan ketat dengan dua perenang asal China. Meski harus puas berada di posisi ketiga, keberhasilannya naik podium menjadi pencapaian penting dalam perjalanan karier Yoshie di level Asia.

Namun, prestasi Yoshie di Bangkok tidak hanya diukur dari medali yang diraih. Di balik keberhasilannya menjadi juara ketiga, perenang muda tersebut juga kembali mempertajam catatan waktunya pada nomor spesialis 50 meter gaya bebas.

Turun membela kontingen Indonesia pada ajang 12th Asian Age Group Championships di Bangkok, Thailand, Yoshie (kanan) berhasil meraih medali perunggu sekaligus finis di posisi ketiga nomor 50 meter gaya bebas.

Sebelumnya, Yoshie mencatat waktu 26,45 detik saat tampil pada ajang Jakarta Open pekan lalu. Hanya berselang sekitar satu pekan, catatan tersebut kembali dipertajam menjadi 26,26 detik pada ajang Asian Age Group Championships di Bangkok.

Dengan demikian, Yoshie mencatatkan dua pencapaian penting sekaligus. Ia berhasil membawa pulang medali perunggu untuk Indonesia dan mampu memperbaiki catatan waktu terbaiknya sendiri dalam persaingan ketat melawan perenang-perenang terbaik Asia.

“Syukur, Yoshie bisa meraih medali perunggu. Yang paling membanggakan, waktunya juga kembali dipertajam,” ujar Reny, ibunda Yoshie Honda.

 

Secara khusus, orang tua Yoshie Honda, Renny sebagai orangtua selalu berusaha mendampingi putrinya dalam setiap pertandingan. Dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk motivasi sekaligus untuk menyaksikan langsung perjuangan Yoshie dalam menghadapi persaingan di setiap ajang yang diikutinya.

Menurutnya, keberhasilan Yoshie, yang akrab disapa Memey, telah memberikan hasil yang membanggakan bagi keluarga dan orangtua, Indonesia pada umumnya, serta Provinsi Kepulauan Riau khususnya.

“Keberhasilan Memey tentu sangat membanggakan bagi kami sebagai orangtua. Tentunya kami juga bersyukur karena prestasinya bisa membawa nama Indonesia dan Kepri,” ujar Reny.

Reny menambahkan, setiap kali mengikuti kejuaraan, Yoshie senantiasa berusaha memperbaiki dan mempertajam catatan waktunya. Hal tersebut menjadi salah satu perkembangan positif yang terlihat dari hasil latihan yang selama ini dijalaninya.

“Patut disyukuri, setiap mengikuti event Yoshie senantiasa memperbaiki dan mempertajam catatan waktunya. Artinya, latihan yang selama ini dijalani mulai menampakkan hasil,” katanya.

Dalam ajang 12th Asian Age Group Championships, Yoshie tidak hanya turun di nomor 50 meter gaya bebas. Ia mengikuti total enam nomor pertandingan, yakni 50 meter, 100 meter, 200 meter dan 400 meter gaya bebas, serta 50 meter dan 100 meter gaya punggung.

Turun di nomor gaya punggung menjadi tantangan tersendiri bagi Yoshie karena nomor tersebut bukan nomor spesialisnya. Namun, pengalaman itu menjadi bagian dari proses untuk menguji kemampuan dan menambah jam terbangnya di berbagai nomor pertandingan.

Bagi Yoshie Honda, medali perunggu di Bangkok sekaligus catatan waktu 26,26 detik menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh. Dengan prestasi dan rekor yang terus dipertajam, perjalanan perenang muda Batam ini di pentas internasional semakin panjang dan menjanjikan. (tjo)

Event
Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini