Musdaprov Tarung Derajat Kepri VI 2025, Nuryanto Didaulat Pimpin kembali KODRAT Kepri

Konikepri.id – Pengurus Provinsi Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT) Kepulauan Riau  menggelar Musyawarah Daerah Provinsi (Musdaprov) pada Minggu, (09/11/2025) di Aula PIH Hotel Kota Batam.

Agenda utama kegiatan ini adalah pemilihan Ketua Umum Pengprov KODRAT Kepri periode 2025–2029, sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan dan regenerasi kepengurusan cabang olahraga bela diri khas Indonesia tersebut.

Dalam kegiatan ini, hadir Ketum Pengprov KODRAT Kepri Nuryanto SH MH membersamai Pembina KODRAT Kepri Prof Dr HM Soerya Respationo SH MH MM . Selain keduanya, hadir tamu kehormatan lainnya yaitu Ketua Umum IPSI Provinsi Kepri Sugiyanto.

.

Momen musyawarah 4 tahunan ini juga dihadiri secara online (zoom meeting) oleh Sang Guru Tarung Derajat Drs. GH. Ahmad derajat dan Sang Guru Muda Badai Meganegara Derajat .

Ketum KONI Kepri Usep RS yang berhalangan hadir, diwakili Deden Irwan Sukma , Wakil Ketua Bidang Organisasi Deden Irwan Sukma yang didampingi Wakil Ketua Bidang Litbang Ir Chris Triwinasis MSi.   Deden Irwan Sukma berkesempatan membuka MusdaProv ini secara resmi .

Ketua Umum Pengda Provinsi KODRAT Kepri Periode 2019-2024, Nuryanto SH MH, menyampaikan bahwa pelaksanaan Musdaprov menjadi momentum penting bagi keluarga besar Tarung Derajat di Kepri untuk melakukan evaluasi, menyusun program strategis, sekaligus memilih sosok pemimpin yang akan membawa organisasi ke arah yang lebih maju.

Sang Guru Tarung Derajat Drs. GH. Ahmad derajat dan Sang Guru Muda Badai Meganegara Derajat mengikuti Musyawarah Daerah Provinsi KODRAT Kepri   secara online

“Musdaprov ini bukan hanya soal pemilihan ketua, tetapi juga konsolidasi organisasi. Kita ingin memastikan Tarung Derajat di Kepri terus tumbuh, berprestasi, dan menjadi wadah pembinaan karakter serta mental juang generasi muda,” ujar Nuryanto yang akrab disapa Cak Nur.

Dalam kesempatan terpisah, Nuryanto juga menegaskan bahwa semangat Musdaprov sejalan dengan komitmen KONI Kepri untuk mendorong setiap cabang olahraga memiliki tata kelola yang kuat dan berorientasi pada pembinaan prestasi. Ia menyebut, keberadaan organisasi yang solid menjadi fondasi penting dalam menyiapkan atlet Kepri menuju ajang nasional seperti PON 2028 di NTB – NTT .

Seiring dengan agenda Musdaprov, Nuryanto menjelaskan Pengprov KODRAT Kepri juga merencanakan sejumlah kegiatan lanjutan, seperti pelatihan wasit-juri bersertifikasi daerah dan nasional, serta seleksi atlet daerah menjelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tarung Derajat 2025. Program tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Tarung Derajat Kepri.

“Melalui Musdaprov ini kita ingin mempertegas arah pembinaan. Tarung Derajat bukan sekadar olahraga, tetapi juga membentuk mental tangguh dan disiplin bagi generasi muda Kepri,” ujar Nuryanto.

Sementara itu, Ketua Panitia Musdaprov KODRAT Kepri, Zeki MB, menjelaskan bahwa seluruh Pengurus Cabang (Pengcab) dari kabupaten dan kota di Kepulauan Riau telah dikonfirmasi untuk hadir dan memiliki hak suara dalam forum tersebut.

Menurutnya, panitia telah menyiapkan segala kebutuhan teknis agar pelaksanaan Musdaprov berjalan lancar dan demokratis. “Seluruh pengkot/kabupaten hadir, kecuali Natuna dan Lingga yang mengikuti Musdaprov secara daring,” imbuh Zeki.

“Semua unsur sudah kami siapkan, mulai dari tata tertib sidang, verifikasi peserta, hingga rangkaian sidang pleno. Kami berharap Musdaprov ini menjadi ajang silaturahmi yang produktif sekaligus melahirkan keputusan terbaik untuk masa depan Tarung Derajat Kepri,” jelas Zeki MB.

Soerya Respationo: Kepemimpinan Tarung Derajat Harus Berlandaskan Nilai Luhur Bangsa

Pembina KODRAT  Kepulauan Riau,  Prof Dr HM Soerya Respationo SH MH MM

Pembina KODRAT  Kepulauan Riau,  Prof Dr HM Soerya Respationo SH MH MM menyampaikan pandangan mendalam tentang pentingnya regenerasi dan nilai-nilai luhur dalam pembinaan olahraga bela diri asli Indonesia tersebut.

Ia menegaskan bahwa sejak tahun 2003 hingga sekarang, proses regenerasi dalam Tarung Derajat di Kepri berjalan sangat baik. Para atlet dan pelatih yang lahir dari tanah sendiri, menurutnya, menunjukkan bukti bahwa kemampuan dan karakter kuat bangsa ini mampu bersaing dengan dunia luar.

Soerya menambahkan, banyak hal dari dunia Barat kini justru meniru nilai-nilai yang berasal dari negeri sendiri. “Kita harus bangga karena akar kekuatan kita bersumber dari Bumi Pertiwi. Nilai-nilai luhur yang ada di tanah air ini menjadi pondasi kuat dalam setiap keilmuan, termasuk dalam dunia olahraga,” ujarnya.

Ia berharap semangat nasionalisme dan kebanggaan terhadap warisan budaya bangsa terus tertanam dalam diri setiap insan Tarung Derajat. Menurutnya, Tarung Derajat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan juga sebuah pendidikan karakter.

“Ilmu olahraga ini membentuk manusia yang kuat, tangguh, dan berakhlak. Di dalamnya terkandung nilai-nilai kejujuran, keberanian, serta rasa hormat kepada sesama,” tegas Soerya. Ia menilai bahwa pembinaan di Kepri sudah menunjukkan arah yang positif, dengan generasi muda yang semakin memahami filosofi luhur di balik setiap gerakan Tarung Derajat.

Lebih lanjut, Soerya menyampaikan bahwa kepengurusan Tarung Derajat ke depan akan menjadi ujung tombak kemajuan organisasi. Ia menegaskan pentingnya memilih pengurus yang benar-benar memahami nilai dasar bela diri ini. “Siapapun nanti yang menjadi ketua dan pengurus, harus mampu membawa Tarung Derajat Kepri menuju tingkat yang lebih maksimal lagi,” katanya.

Dalam pandangan Soerya, seorang pemimpin olahraga harus meneladani filosofi kepemimpinan tokoh bangsa, Ki Hajar Dewantara. “Kita mengenal sesanti Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani,” ujar Soerya.

Mantan Wagub Kepri itu menerangkan bahwa sesanti tersebut mengandung makna Ing Ngarso Sung Tulodo (di depan memberi teladan),  Ing Madyo Mangun Karso (di tengah membangun semangat) dan Tut Wuri Handayani (di belakang memberi dorongan) 

“Singkatnya, seorang pemimpin harus mampu memberi teladan di depan, membangkitkan semangat di tengah, dan memberikan dorongan dari belakang. Inilah bentuk kepemimpinan yang mencerminkan nilai luhur bangsa kita sendiri,” tutup Soerya dengan penuh harapan agar Tarung Derajat Kepri terus melahirkan generasi tangguh, berjiwa pejuang, dan berakhlak mulia.

Nuryanto Kembali Nahkodai KODRAT Kepri Periode 2025 – 2029 

Nuryanto SH MH kembali dipercaya untuk menahkodai KODRAT Kepri Periode 2025 – 2029 

Dalam suasana musyawarah yang berlangsung penuh kekeluargaan dan semangat persaudaraan, Nuryanto kembali terpilih sebagai Ketua Tarung Derajat Provinsi Kepulauan Riau (Kodrat Kepri) untuk masa bakti 2025–2029.

Terpilihnya Nuryanto menandai keberlanjutan kepemimpinan yang solid, sekaligus menjadi periode keenam baginya sejak pertama kali memimpin organisasi bela diri asli Indonesia ini pada tahun 2003 di Kepri.

Di bawah kepemimpinan Nuryanto, Tarung Derajat Kepri dikenal sebagai salah satu cabang olahraga yang konsisten mencetak atlet tangguh dan berprestasi di tingkat daerah maupun nasional.

Kepemimpinan yang panjang ini dianggap sebagai bukti kepercayaan dan dukungan penuh dari seluruh jajaran pengurus serta keluarga besar Tarung Derajat Kepri terhadap dedikasi dan komitmen Nuryanto dalam membina olahraga yang sarat nilai kejuangan tersebut.

Terpilihnya Nuryanto menjadi bukti kepercayaan penuh dari seluruh jajaran pengurus dan anggota terhadap kepemimpinannya yang dinilai berhasil membangun fondasi organisasi secara kuat dan berkelanjutan. Ia telah memimpin KODRAT Kepri sejak tahun 2003 dan kini memasuki periode kepemimpinan yang  keenam.

Dalam sambutannya, Nuryanto menyampaikan bahwa pelaksanaan Musdaprov ini merupakan bagian dari program organisasi yang rutin dilaksanakan setiap empat tahun sekali. Melalui momentum tersebut, ia berharap semangat pembaruan dan penguatan kelembagaan semakin tumbuh di tubuh Tarung Derajat Kepri.

“Alhamdulillah, dalam Musda ini kita membangun organisasi bersama. Saat ini, KODRAT Kepri memiliki tujuh pimpinan dan pengurus cabang di tingkat kabupaten dan kota yang aktif berorganisasi dan terus memperkuat keanggotaan,” ujarnya.

Nuryanto juga menjelaskan bahwa dalam struktur Tarung Derajat terdapat dua bentuk kepengurusan, yaitu kepengurusan organisasi dan kepengurusan prestasi yang meliputi urusan secara teknik pembibitan dan pembinaan atlit agar terciptanya atlit yang bakal mewakili tingkat kabupaten kota provinsi dan nasional hingga internasional.

Musyawarah yang digelar tersebut juga menjadi momentum penting untuk memperkuat arah pembinaan ke depan. Dengan dukungan para pelatih, pengurus kabupaten/kota, serta pembina senior, Tarung Derajat Kepri diharapkan mampu terus berkembang dan melahirkan generasi penerus yang kuat, disiplin, serta berjiwa sportif sesuai dengan falsafah “Aku Ramah Bukan Berarti Takut, Aku Tunduk Bukan Berarti Takluk.” (tjo)

Editor : Teguh Joko Lismanto

Foto Kegiatan MusdaProv KODRAT Kepri 

Pengurus Provinsi Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT) Kepulauan Riau  menggelar Musyawarah Daerah Provinsi (Musdaprov) pada Minggu, (09/11/2025) di Aula PIH Hotel Kota Batam.
Event
Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini