Konikepri.id – Tiga atlet terbaik Kepulauan Riau (Kepri) sukses menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik 2025 yang digelar di Solo, Jawa Tengah. Mereka adalah Ahmad Daroini di nomor lari 5.000 meter dan 10.000 meter, Keniton Jikwa di nomor lempar lembing, serta Shireen di nomor halang rintang 2.000 meter.
Perjuangan ketiganya berbuah hasil manis. Shireen, atlet muda berbakat asal Karimun yang kini menjalani program PPLP Tanjungpinang, berhasil tampil solid dan meraih perak di nomor halang rintang. Sedangkan Keniton Jikwa berhasil meraih medali perunggu di nomor lempar lembing setelah bersaing ketat dengan atlet-atlet papan atas nasional.
Meski tak berhasil meraih medali, namun Ahmad Daroini, pelari tangguh asal Batam, finis di peringkat kelima nasional pada nomor 5.000 meter dan 10.000 meter. Dia hanya kalah dari atlet-atlet Pelatnas yang dipersiapkan untuk SEA Games. Ahmad Daroini juga berhasil mencatatkan namanya di peringkat 2 nasional kategori non pelatnas .

Ketua PASI Kepri, Asmin Patros menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tinggi atas capaian tiga atlet tersebut. Menurutnya, keberhasilan mereka tak lepas dari doa masyarakat Kepri, kerja keras para pelatih, dan dukungan penuh KONI Kepri. “Prestasi ini bukti bahwa atlet-atlet Kepri mampu bersaing di level nasional. Kami akan terus meningkatkan pembinaan agar ke depan lebih banyak atlet kita yang berdiri di podium juara,” tegas Asmin penuh optimisme.
Asmin Patros menyebut keikutsertaan mereka merupakan hasil pembinaan intensif Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kepri yang terus mempersiapkan atlet-atlet potensial menuju pentas nasional.
Ketiga atlet tersebut dilepas secara resmi oleh PASI Kepri sebelum bertolak ke Solo. Ketua PASI Kepri, Asmin Patros, menyampaikan pesan motivasi agar para atlet tetap menjaga semangat, mental, dan fokus di lapangan. “Kami ingin anak-anak tampil penuh percaya diri dan menikmati pertandingan. Target kami bukan sekadar ikut, tapi juga membawa pulang prestasi,” ujarnya sebelum keberangkatan tim.

Setelah menempuh perjalanan panjang dari Kepri, kontingen PASI Kepri akhirnya tiba di Solo dan langsung menjalani sesi adaptasi lapangan. Meskipun harus bersaing dengan atlet-atlet papan atas nasional, termasuk mereka yang saat ini tengah menjalani Pelatnas Sea Games, para atlet Kepri menunjukkan sikap tenang dan penuh percaya diri. “Yang membanggakan mereka tidak mengalami demam lapangan apalagi grogi, malah semakin bersemangat menghadapi lawan-lawan berat,” ujar Asmin Patros.
Hasil perjuangan ketiga atlet Kepri patut diapresiasi. Keniton Jikwa sukses meraih medali perunggu di nomor lempar lembing, sebuah capaian membanggakan mengingat ketatnya persaingan di level nasional. Sementara itu, Ahmad Daroni berhasil finis di peringkat kelima nasional pada nomor lari jarak jauh sedangkan Shireen tampil impresif di nomor halang rintang 2.000 meter dan berhasil merebut perak.

Asmin juga memberikan apresiasi kepada para pelatih dan semua pihak yang terlibat dalam mempersiapkan atlet Kepri. “Saya berterima kasih kepada pelatih Edi Saswito yang sudah membina para atlet dengan dedikasi penuh, serta kepada Ketua Umum KONI Kepri Usep RS dan seluruh jajaran yang terus memberikan doa restu dan dukungan penuh,” tambahnya. Dukungan lintas pihak inilah yang membuat para atlet Kepri semakin percaya diri menghadapi persaingan nasional.
Meski hanya membawa pulang satu medali perak dan medali perunggu, Asmin menegaskan bahwa hasil Kejurnas ini menjadi motivasi besar untuk mempersiapkan atlet-atlet Kepri ke jenjang yang lebih tinggi. Program pembinaan akan terus diperkuat, termasuk memaksimalkan potensi atlet muda berbakat di berbagai kabupaten/kota. “Kami optimistis Kepri bisa melahirkan lebih banyak juara nasional di masa depan. Hasil di Solo menjadi titik awal untuk mengejar prestasi yang lebih besar,” tutup Asmin dengan penuh semangat.
Prestasi Atlet Kepri di Kejurnas Atletik Solo, Ketum KONI Kepri Usep RS Bangga dan Pasang Target Lebih Tinggi

Tiga atlet terbaik Kepulauan Riau (Kepri) sukses menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik 2025 yang digelar di Solo, Jawa Tengah. Mereka adalah Ahmad Daroini di nomor lari 5.000 meter dan 10.000 meter, Keniton Jikwa di nomor lempar lembing, serta Shireen di nomor halang rintang 2.000 meter. Keikutsertaan mereka merupakan hasil pembinaan intensif Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kepri yang terus mempersiapkan atlet-atlet potensial menuju pentas nasional.
Perjuangan ketiga atlet tersebut berbuah hasil manis. Keniton Jikwa berhasil meraih medali perunggu di nomor lempar lembing setelah bersaing ketat dengan atlet-atlet papan atas nasional. Ahmad Daroini, pelari tangguh asal Batam, finis di peringkat kelima nasional pada nomor 5.000 meter, hanya kalah dari atlet-atlet Pelatnas yang dipersiapkan untuk SEA Games. Sementara itu, Shireen, atlet muda berbakat asal Karimun yang kini menjalani program PPLP Tanjungpinang, tampil solid dan berhasil menembus peringkat sepuluh besar di nomor halang rintang.
Ketua Umum KONI Kepulauan Riau, Usep RS, juga memberikan apresiasi dan rasa bangganya atas keberhasilan para atlet. Menurutnya, pencapaian ini menunjukkan bahwa potensi olahraga atletik Kepri semakin berkembang. “Kami sangat bangga dengan perjuangan dan capaian ketiga atlet ini. Mereka telah mengharumkan nama Kepri di tingkat nasional dan menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan berjalan ke arah yang tepat,” tegas Usep.
Lebih lanjut, Usep berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi cabang olahraga atletik Kepri untuk terus melahirkan atlet-atlet berprestasi. “Semoga ke depan, dari atletik akan lahir lebih banyak lagi juara-juara baru yang tidak hanya membawa nama baik Kepri di pentas nasional, tetapi juga internasional. KONI Kepri siap memberikan dukungan penuh demi kemajuan olahraga kita,” pungkasnya.
Prestasi di Kejurnas Atletik di Solo, Kepri Berpotensi Cetak Juara Baru

Pelatih atlet PASI Kepri, Edi Saswito, memberikan apresiasi atas perjuangan ketiga atlet yang berlaga di Kejurnas Atletik 2025 di Solo. Menurutnya, hasil yang diraih Keniton Jikwa dan Shireen menjadi catatan penting karena keduanya masih berstatus pelajar dan ajang ini sekaligus menjadi try out untuk mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025 yang akan digelar pada November mendatang di Jakarta.
Edi menjelaskan, Shireen saat ini merupakan siswi SMA Negeri 4 Tanjungpinang, sementara Keniton Jikwa adalah siswa SMK Negeri 6 Kota Batam. Meski masih berstatus pelajar, keduanya menunjukkan mental bertanding yang luar biasa dan mampu bersaing dengan atlet-atlet senior dari berbagai daerah di Indonesia. “Ini pengalaman berharga yang akan menjadi modal besar mereka menghadapi POPNAS nanti,” ujarnya.
Lebih lanjut, Edi berharap prestasi yang diraih di Solo bisa menambah kepercayaan diri para atlet muda Kepri untuk tampil maksimal pada POPNAS 2025. Dengan dukungan penuh dari PASI Kepri, KONI Kepri, pelatih, dan masyarakat, diharapkan Keniton dan Shireen dapat memberikan hasil terbaik di Jakarta dan sekaligus mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat nasional.
Sedangkan Ahmad Daroini, pelari tangguh asal Batam, berhasil finis di peringkat kelima nasional pada nomor 5.000 meter dan 10.000 meter. Dia kalah dari atlet-atlet Pelatnas yang dipersiapkan untuk SEA Games. “Ahmad Daroini juga berhasil menorehkan namanya di peringkat 2 nasional kategori non pelatnas, ini akan menjadi penyemangat bagi atlet di daerah khususnya Provinsi Kepri untuk terus berlatih menyongsong prestasi,” kata Edi Sas.
Berita sebelumnya, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik 2025 resmi digelar pada 29 Agustus hingga 4 September di Stadion Sriwedari, Solo. Namun, pembukaan ajang tahunan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) ini baru dihelat pada Sabtu, 30 Agustus 2025.
Kejurnas tahun ini mempertandingkan tiga kelompok usia, yakni Senior, U-20 (Junior), dan U-18. Khusus kategori U-18 bersifat terbuka (Open Championship), di mana PB PASI turut mengundang beberapa negara untuk berpartisipasi, seperti Thailand, Singapura, Filipina, Timor Leste, hingga Jepang — yang untuk pertama kalinya ikut ambil bagian di ajang ini.
Sebanyak 119 nomor akan dipertandingkan, dengan ribuan atlet dari berbagai daerah siap bersaing menjadi yang terbaik.
Kejuaraan Nasional Atletik ini adalah program wajib dan program tahunan PB PASI. Yang membuat Kejurnas Atletik 2025 semakin spesial adalah statusnya yang telah terdaftar dalam World Athletics Global Calendar dan berlabel World Rankings Competition. Dengan demikian, hasil yang diraih para atlet bisa digunakan untuk mengumpulkan poin, sekaligus membuka peluang lebih besar tampil di kejuaraan internasional bergengsi.
Langkah besar tersebut akan ditempuh melalui berbagai program pembinaan, salah satunya menghadirkan wadah bagi atlet-atlet muda melalui SAC Indonesia. SAC Indonesia merupakan kompetisi atletik terbesar di Tanah Air hasil kolaborasi PB PASI dan DBL Indonesia. Ajang ini telah memasuki musim ketiganya sejak pertama kali digelar pada 2022, sukses menggaet puluhan ribu atlet pelajar dari ribuan sekolah di seluruh penjuru Indonesia. (tjo)
Editor : Teguh Joko Lismanto
GALERY Kejurnas Cabang Olahraga Atletik di Solo 2025




