Konikepri.id – Ketua Umum KONI Batam sekaligus Ketua Kontingen Porprov Batam, Rani Rafitriyani, menegaskan kesiapan kontingen Kota Batam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri VI 2026 di Tanjungpinang. Persiapan telah dilakukan secara matang dengan memperhitungkan potensi atlet di setiap cabang olahraga, sehingga Batam datang dengan kekuatan terbaik untuk mempertahankan prestasi sebagai juara umum.
Pemerintah Kota Batam secara resmi melepas kontingen Porprov Batam dalam kegiatan yang berlangsung di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Selasa (27/10/2026). Sebanyak 629 orang tergabung dalam kontingen Batam yang akan membawa nama daerah pada ajang olahraga terbesar tingkat Provinsi Kepulauan Riau tersebut.
Rani mengatakan seluruh atlet diminta tampil dengan semangat juang tinggi serta menjaga kekompakan selama menjalani pertandingan. Target yang dipasang pun cukup tinggi, yakni meraih 150 medali emas sebagai modal utama untuk kembali menempatkan Batam di posisi teratas klasemen Porprov Kepri VI.

Dengan persiapan dan kekuatan yang telah dibangun, kontingen Batam siap bertarung di Tanjungpinang. Perjuangan 629 anggota kontingen tersebut diharapkan mampu menghasilkan prestasi maksimal sekaligus mempertahankan dominasi Batam di pentas olahraga Kepri.
Pelepasan kontingen dihadiri Ketua DPRD Kota Batam H. Muhammad Kamaluddin, S.Fi.I., Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, S.Sos., M.Si., Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam Heriman HK, anggota DPRD Batam Sony Christanto, unsur Forkopimda, perwakilan TNI-Polri, jajaran pengurus KONI Batam, serta para atlet, pelatih, dan ofisial.
451 Atlet Siap Berjuang Membawa Nama Batam
Dalam laporannya, Rani Rafitriyani menyampaikan bahwa kontingen Batam diperkuat 451 atlet yang didampingi 144 manajer, ofisial, dan pelatih. Secara keseluruhan, jumlah kontingen yang diberangkatkan mencapai 629 orang.
Menurut Rani, target 150 medali emas bukan sekadar angka yang ingin dicapai, melainkan hasil dari evaluasi dan pemetaan potensi atlet pada setiap cabang olahraga.
“Kota Batam tidak menetapkan target berdasarkan angan-angan, melainkan berdasarkan perhitungan yang terukur. Kami telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap cabang olahraga dan memetakan atlet demi atlet yang berpeluang meraih emas,” ungkapnya.
Ia optimistis, dengan persiapan yang matang, kedisiplinan, dan dukungan semua pihak, kontingen Batam mampu bersaing ketat dalam perebutan medali.
Rani juga mengingatkan bahwa perjuangan para atlet bukan hanya untuk mengejar kemenangan pribadi, tetapi membawa kebanggaan bagi masyarakat Kota Batam.
SIMO KONI Pantau Perolehan Medali
Untuk mendukung pemantauan selama pertandingan, KONI Batam menyiapkan aplikasi SIMO KONI atau Sistem Informasi Olahraga.
Aplikasi tersebut dirancang untuk menghimpun hasil pertandingan dan memperbarui informasi perolehan medali kontingen Batam, sehingga perkembangan perjuangan atlet dapat dipantau secara berkala.
Selain kesiapan teknis, Rani turut menyampaikan aspirasi para atlet dan pelatih mengenai apresiasi bagi peraih medali. Menurutnya, kepastian penghargaan dapat menjadi salah satu pemantik semangat atlet untuk memberikan kemampuan terbaik.
Ia berharap dukungan Pemerintah Kota Batam terhadap pembinaan olahraga terus diperkuat, baik selama persiapan maupun setelah kompetisi berakhir.
Firmansyah: Junjung Sportivitas dan Jangan Menyerah
Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menyampaikan apresiasi kepada KONI Batam, para pelatih, pengurus cabang olahraga, dan seluruh atlet yang telah mempersiapkan diri menghadapi Porprov Kepri VI 2026.
Firmansyah menilai perjuangan untuk mencapai tahap kompetisi membutuhkan pengorbanan waktu, tenaga, dan kerja keras. Karena itu, seluruh atlet diminta menjaga semangat dan memanfaatkan kesempatan bertanding dengan sebaik-baiknya.
Ia menegaskan, atlet yang turun ke arena bukan hanya membawa nama pribadi atau cabang olahraga, tetapi juga membawa nama besar Kota Batam dan harapan masyarakat.
“Menang tentu menjadi harapan kita bersama. Namun, keberanian untuk berjuang, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah adalah kebanggaan yang tidak kalah pentingnya,” kata Firmansyah.
Ia juga meminta KONI Batam, pelatih, dan ofisial memastikan kesehatan, keselamatan, serta kebutuhan para atlet tetap menjadi prioritas selama pertandingan.
Pemko Respons Usulan Apresiasi Atlet
Dalam sambutannya, Firmansyah turut merespons aspirasi KONI Batam terkait apresiasi bagi atlet yang meraih prestasi.
Ia menyampaikan bahwa Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam akan diminta mengajukan anggaran apresiasi apabila kontingen Batam berhasil meraih gelar juara umum.
Besaran apresiasi akan menyesuaikan usulan dinas terkait dan persetujuan DPRD Kota Batam.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk berjuang maksimal demi mencapai target yang telah ditetapkan.
320 Nomor Pertandingan Jadi Arena Persaingan
Porprov Kepri VI 2026 melibatkan tujuh kabupaten/kota dengan total 320 nomor pertandingan berdasarkan data yang disampaikan dalam laporan kontingen.
Batam akan berpartisipasi pada 30 cabang olahraga, yaitu atletik, barongsai, biliar, bola basket, bola voli, bulu tangkis, catur, dayung, futsal, gulat, judo, jujitsu, karate, kempo, menembak, motor, muaythai, panjat tebing, panahan, pencak silat, renang, sepak bola, sepak takraw, tarung derajat, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, woodball, wushu, dan savate.
Pertandingan cabang atletik dengan 19 nomor dan renang dengan tujuh nomor dijadwalkan mulai berlangsung pada 30 Oktober 2026.
Sementara itu, upacara pembukaan Porprov Kepri VI 2026 dijadwalkan pada 1 November 2026 di kawasan Tugu Sirih, Tanjungpinang. Upacara penutupan direncanakan berlangsung pada 8 November 2026 setelah pertandingan final sepak bola.
Satu Tekad, Pertahankan Gelar Juara Umum
Pelepasan kontingen menjadi awal perjuangan ratusan atlet Batam dalam menghadapi persaingan olahraga tingkat provinsi. Dengan target 150 medali emas, setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk menyumbangkan prestasi bagi daerah.
KONI Batam berharap seluruh atlet mampu bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjaga nama baik Kota Batam.
Firmansyah secara resmi melepas kontingen dengan harapan seluruh atlet diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama mengikuti kompetisi.
“Dari Batam kita berangkat dengan semangat, dari Tanjungpinang kita pulang membawa prestasi,” ujar Firmansyah.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat, kontingen Batam kini bersiap menghadapi tantangan Porprov Kepri VI 2026. Target 150 medali emas menjadi sasaran yang ingin diwujudkan demi mempertahankan gelar juara umum.
Atlet Batam pantang pulang sebelum juara umum dalam genggaman. (tjo)
!


