Rakerprov PBVSI Kepri Matangkan Strategi Menuju Porprov VI dan PON

Konikepri.id – Ketua Umum KONI Kepulauan Riau (Kepri) Usep RS menghadiri Rapat Kerja Provinsi (Rakorprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kepri tahun 2026, yang digelar di Gedung Graha Kepri, Sabtu (25/7/2026). Rakorprov tersebut turut dihadiri Ketua Umum PBVSI Kepri Ririn Warsiti, jajaran pengurus PBVSI Kepri serta perwakilan pengurus kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau. Raker juga dihadiri Ketum KONI Kepri Usep RS yang juga membuka acara.

Rakerprov PBVSI Kepri menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan menyusun strategi peningkatan prestasi bola voli daerah. Selain mengevaluasi program organisasi, kegiatan ini juga difokuskan pada persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri VI yang akan berlangsung di Tanjungpinang pada November 2026.

Ketua Umum PBVSI Kepri Ririn Warsiti menegaskan, persiapan menghadapi Porprov harus dilakukan secara matang dan terstruktur. Menurutnya, ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut menjadi salah satu target utama PBVSI Kepri dalam meningkatkan prestasi atlet.

“Porprov di Tanjungpinang merupakan salah satu target kita ke depan, dan persiapan harus dilakukan mulai sekarang,” ujar Ririn.

Selain Porprov, PBVSI Kepri juga mulai mempersiapkan target jangka panjang untuk menembus Pekan Olahraga Nasional (PON). Ririn mengingatkan, kegagalan Kepri melaju ke PON pada Porwil sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi bersama.

Pada pelaksanaan Porwil di Riau, tim bola voli Kepri hanya mampu menempati posisi kedua. Hasil tersebut membuat Kepri gagal mengamankan tiket menuju PON. Karena itu, PBVSI Kepri menargetkan prestasi lebih tinggi pada Porwil yang akan digelar di Sumatera Barat tahun depan.

“Kita harus merebut juara pertama di Porwil Sumatera Barat. Itu menjadi target yang wajib kita perjuangkan bersama,” tegas Ririn.

Untuk mencapai target tersebut, PBVSI Kepri mendorong seluruh pengurus kabupaten dan kota untuk memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan. Rakerprov diharapkan mampu melahirkan program kerja yang lebih terarah, termasuk dalam peningkatan kualitas atlet, pelatih, perwasitan serta kompetisi di daerah.

Dengan dukungan KONI Kepri dan soliditas seluruh jajaran PBVSI se-Kepri, pembinaan bola voli diharapkan semakin berkembang. Porprov VI Tanjungpinang menjadi langkah awal untuk membangun kekuatan tim, sebelum menghadapi tantangan lebih besar di tingkat regional hingga nasional.

Tujuh Kabupaten/Kota Turun di Porprov, Usep RS Optimistis Voli Kepri Tembus PON

Penutupan Rakerprov PBVSI Kepri oleh Sekum PBVSI Kepri Amri

Ketua Umum KONI Kepulauan Riau (Kepri) Usep RS berharap cabang olahraga bola voli mampu mencatatkan prestasi terbaik secara bertahap, mulai dari Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri VI, Porwil Sumatera Barat 2027, hingga lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT 2028.

Harapan tersebut disampaikan Usep RS saat menghadiri Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov ) PBVSI Kepri. Ia menegaskan, kegagalan tim voli Kepri menjadi juara pada Porwil sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi agar tidak kembali terulang.

“Porwil tahun kemarin sayang sekali kita tidak menjadi juara, sehingga tidak lolos PON. Tahun depan harus lolos PON,” kata Usep.

Menurut Usep, target tersebut harus mulai dibangun melalui persiapan menghadapi Porprov Kepri VI di Tanjungpinang pada November 2026. Ia menilai, keikutsertaan seluruh tujuh kabupaten dan kota di Kepri dalam cabang olahraga voli menjadi modal penting untuk memperluas pembinaan dan menemukan atlet-atlet potensial.

“Cabor voli ikut semua, tujuh kabupaten/kotanya. Ini bagus untuk pembinaan prestasi menuju Porwil dan PON,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum PBVSI Kepri Ririn Warsiti menegaskan bahwa Kepri wajib meningkatkan prestasi pada Porwil Sumatera Barat 2027. Setelah meraih posisi kedua pada Porwil sebelumnya dan gagal lolos PON, PBVSI Kepri menargetkan juara pertama sekaligus mengamankan tiket menuju PON NTB-NTT 2028.

Sementara itu, Sekretaris Umum PBVSI Kepri Amri mengatakan, Rakorprov membahas rancangan program kerja dengan menampung berbagai masukan dari pengurus kabupaten dan kota. Hasil pembahasan tersebut akan dirangkum menjadi keputusan bersama untuk pelaksanaan program tahun 2026 dan 2027, termasuk persiapan menghadapi Porprov Kepri VI yang menjadi tahapan awal menuju target prestasi yang lebih tinggi. (tjo)

Event
Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini