Rapat Pleno KONI Pusat Tetapkan Agenda Strategis 2026 dan Arah Besar Olahraga Nasional

Konikepri.id – Rapat Pleno Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat masa bakti 2023–2027 menetapkan sejumlah keputusan strategis, mulai dari agenda multievent nasional 2026, persiapan PON 2028, penentuan tuan rumah PON 2032, hingga penguatan tata kelola dan kemandirian organisasi.

Memasuki 2026, KONI Pusat menetapkan agenda padat, antara lain rencana PON Bela Diri di Sulawesi Utara dan PON Pantai di Jakarta. Selain itu, rapat pleno juga memastikan Musornaslub KONI 2026 akan menjadi momentum penentuan tuan rumah PON XXIII/2032, dengan pendaftaran yang telah dibuka hingga awal Mei 2026 dan sementara ini diikuti pasangan Banten–Lampung.

Rapat pleno tersebut dipimpin langsung Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman,  Januari 2026 di Ruang Rapat Lukman Niode. Dalam forum tersebut, Marciano menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi pasca dinamika sepanjang 2025.

Ia menyebut tekanan akibat Permenpora Nomor 14 sempat menjadi ujian serius bagi KONI, namun organisasi tetap solid dan mampu menjaga arah pembinaan olahraga prestasi nasional.

Marciano juga menyampaikan apresiasi kepada Menpora RI Erick Thohir yang telah mencabut Permenpora Nomor 14. Menurutnya, keputusan tersebut membuka ruang sinergi yang lebih konstruktif antara Kemenpora dan KONI demi percepatan peningkatan prestasi olahraga Indonesia.

Rapat pleno turut menyoroti capaian prestasi atlet Indonesia pada SEA Games Thailand. Indonesia berhasil melampaui target dengan raihan 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Marciano menegaskan, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras cabang olahraga, sekaligus menjadi pijakan bagi KONI Pusat untuk meningkatkan peran strategis ke depan.

Selain prestasi, rapat pleno menegaskan komitmen kemandirian KONI Pusat melalui penyelenggaraan multievent nasional. Kolaborasi dengan mitra strategis seperti Djarum Foundation pada PON Bela Diri 2025, PT Bayan Resources Tbk melalui KONI–Bayan Championship, serta PT Chandra Asri lewat Jakarta Martial Arts Extravaganza dinilai sebagai model pembiayaan berkelanjutan.

Fokus 2026: Multievent, PON, dan Penguatan Organisasi

Memasuki 2026, KONI Pusat menetapkan agenda padat, antara lain rencana PON Bela Diri di Sulawesi Utara dan PON Pantai di Jakarta. Selain itu, rapat pleno juga memastikan Musornaslub KONI 2026 akan menjadi momentum penentuan tuan rumah PON XXIII/2032, dengan pendaftaran yang telah dibuka hingga awal Mei 2026 dan sementara ini diikuti pasangan Banten–Lampung.

Rapat juga membahas progres persiapan PON XXIII/2028 di NTT–NTB. Menyikapi prinsip efisiensi dan efektivitas, Marciano menegaskan kemungkinan penggunaan venue di luar NTT–NTB apabila sarana prasarana belum sepenuhnya tersedia, tanpa mengurangi kualitas dan marwah PON.

Pada aspek organisasi, Ketum KONI Pusat menginstruksikan penuntasan seluruh administrasi secara akuntabel, mendorong kerja sama konkret dengan perguruan tinggi, serta merencanakan pelaksanaan coaching clinic bagi pelatih dan wasit dengan menghadirkan narasumber berkualitas.

Rapat pleno ditutup dengan laporan dan masukan dari jajaran pimpinan KONI Pusat, mulai dari evaluasi SEA Games, sinergi penganggaran dengan pemerintah dan Kemendagri, rencana PON Remaja, hingga wacana rotasi pengurus dan staf. Seluruh hasil rapat menegaskan komitmen KONI Pusat dalam menjaga kesinambungan prestasi, kemandirian, dan tata kelola olahraga nasional. (*/tjo)

Event
Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini