Konikepri. id – Gelora SEA Games 2025 Thailand terus menyala hingga Sabtu, 20 Desember 2025. Di tengah ketatnya persaingan Asia Tenggara, Kontingen Indonesia tampil gagah, menegaskan tekad sebagai bangsa besar lewat torehan 181 medali—52 emas, 65 perak, dan 64 perunggu.
Cabang olahraga renang kembali menunjukkan perannya sebagai lumbung inspirasi dengan sumbangan 11 medali: 3 emas, 3 perak, dan 5 perunggu. Setiap kayuhan tangan dan tendangan kaki menjadi simbol keberanian melawan batas, sekaligus pesan kuat bagi generasi muda bahwa prestasi lahir dari konsistensi dan pengorbanan.
Nama Jason Donovan Yusuf dan Masniari Wolf pun bersinar terang. Jason tampil luar biasa dengan dua emas dari nomor Men’s 100 Meter Backstroke dan Men’s 50 Meter Backstroke, sementara Masniari menambah kebanggaan Indonesia lewat emas Women’s 50 Meter Backstroke.
Prestasi mereka bukan hanya kemenangan di papan skor, tetapi sumber inspirasi bahwa mimpi besar akan selalu menemukan jalannya bagi mereka yang berani berjuang sampai garis akhir.
Selain itu, cabang olahraga Renang juga berhasil mengamankan tiga medali perak, masing-masing diraih oleh Farrel Armandio Tangkas pada nomor Men’s 100 Meter Backstroke dan Men’s 200 Meter Backstroke, serta Joe Aditya Wijaya pada nomor Men’s 100 Meter Butterfly.
Tak kalah membanggakan, lima medali perunggu turut disumbangkan oleh I Gede Siman Sudartawa (Men’s 50 Meter Backstroke), Adelia Chantika Aulia (Women’s 200 Meter Backstroke), Flairene Candrea (Women’s 100 Meter Backstroke), Adellia (Women’s 200 Meter Breaststroke), serta Felix Viktor Iberle (Men’s 50 Meter Breaststroke).
Prestasi cabang olahraga Renang ini menjadi kontribusi penting bagi Kontingen Indonesia yang saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara SEA Games 2025 Thailand.
Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet Renang Indonesia.
“Saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet cabang olahraga Renang yang telah berjuang dengan penuh semangat dan dedikasi. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan atlet yang berkelanjutan yang diusung oleh Pengurus Besar Federasi Akuatik Indonesia (PB.FAI) dibawah kepemimpinan Bapak Anindya Bakri mampu menghasilkan prestasi membanggakan di tingkat internasional,” ujar Marciano Norman.
Ia juga berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet cabang olahraga lainnya untuk terus memberikan prestasi terbaik bagi Indonesia.
“Saya berharap keberhasilan ini dapat memacu semangat seluruh atlet Indonesia untuk terus berjuang, menjaga fokus, dan mempersembahkan hasil terbaik bagi Merah Putih hingga akhir penyelenggaraan SEA Games 2025 Thailand,” tambahnya. (tjo)


