Tim Wushu Kepri Berangkat ke Malang, Turunkan 20 Orang di Open National Wushu Taolu 2026

Konikepri.id – Tim Wushu Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersiap berangkat ke Malang, Jawa Timur, untuk mengikuti Eng An Kiong Wushu Championship 2026 yang digelar pada 25–27 September 2026.

Kejuaraan ini mempertandingkan nomor Wushu Taolu, Kungfu Tradisional dan Nandu Battle.

Sebanyak 20 orang akan memperkuat kontingen Wushu Kepri pada ajang Open National tersebut. Mereka telah berlatih di bawah binaan pelatih Wandy Tandun dan tim.

Mereka terdiri dari 11 orang dari Tanjungpinang, tiga orang dari Batam, serta enam atlet asal Surabaya yang telah melakukan mutasi dan kini resmi menjadi bagian dari Wushu Kepri.

Ketum Pengprov Wushu Kepri, Harlianto mengatakan keikutsertaan tim pada kejuaraan di Malang menjadi bagian dari upaya Pengprov Wushu Kepri untuk memberikan pengalaman bertanding kepada para atlet.

Selain mengejar prestasi, ajang tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan atlet menghadapi peserta dari berbagai daerah.

Menurut Harlianto, seluruh tim yang diberangkatkan telah dipersiapkan untuk mengikuti nomor Wushu Taolu. Para atlet akan tampil membawa nama Kepri sekaligus menunjukkan hasil pembinaan yang selama ini dilakukan oleh Pengprov Wushu Kepri.

“Jumlah yang berangkat ada 20 orang. Sebanyak 11 dari Tanjungpinang, tiga dari Batam, dan enam atlet dari Surabaya yang sudah mutasi ke Kepri,” ujar Harlianto

Ia menjelaskan, keberadaan enam atlet yang sebelumnya berasal dari Surabaya namun telah melakukan mutasi ke Kepri menambah kekuatan tim.

Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam persaingan pada kejuaraan tingkat nasional tersebut.

Harlianto menambahkan, para atlet tidak hanya ditargetkan untuk meraih hasil maksimal, tetapi juga diharapkan mampu menjaga sportivitas dan membawa nama baik Provinsi Kepri selama mengikuti pertandingan.

Eng An Kiong Wushu Championship 2026 sendiri mengusung tema “Harmony in Martial Arts – Celebrating Mooncake Festival”. Selain pertandingan, kegiatan di Malang tersebut juga menghadirkan pertunjukan budaya, fasilitas pendukung atlet, photo spot, festival kuliner serta layanan medis bagi peserta.

“Harapan kami anak-anak bisa tampil maksimal, menjaga kondisi dan fokus selama pertandingan. Yang paling penting mereka mendapatkan pengalaman bertanding dan bisa membawa hasil yang baik untuk Wushu Kepri,” kata Harlianto. (tjo)

Event
Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini